JAKARTA---MICOM: PT. Jababeka Tbk, Taipei Economic & Trade Officer, dan Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia menandatangani kesepakatan kerja sama dalam pembangunan kawasan Morotai di Daruba, Kabupaten Morotai, Provinsi Maluku Utara, Minggu (12/2).
Kesepakatan kerja sama ketiga institusi tersebut ditandatangani Direktur Utama PT Jababeka Tbk SD Darmono, Taiwan's Chief of Economic & Trade Office Andrew Hsia, dan Ketua BKPM Gita Wirjawan. Menteri Koordinasi Bidang Perekonomian Indonesia Hatta Rajasa, Gubernur Maluku Utara Thaib Armaiyn dan Bupati Morotai Rusli Sibua turut hadir dalam acara tersebut.
Dalam siaran pers PT Jababeka yang diterima
Mediaindonesia.com, Senin (13/2), disebutkan kerja sama itu semakin memantapkan PT Jababeka dalam membangun negeri ini dengan diberikan kepercayaan untuk membangun wilayah kepulauan Morotai, seluas 50.000 hektare.
Pengembangan wilayah akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama ini, Jababeka akan mengembangkan 15.000 hektare wilayah menjadi daerah tujuan wisata baru di Indonesia. Dengan kekayaan alamnya yang masih belum terjamah oleh publik kebanyakan, membuat pulau Morotai akan diminati oleh wisatawan lokal maupun asing nantinya.
Pulau Morotai yang merupakan salah satu pulau paling timur di Indonesia, ditargetkan menjadi kawasan berkembang bagi industri pariwisata dan kawasan industri. Seperti halnya Batam, dimana kedua industri tersebut dapat bersinergi dalam membangun perekonomian daerah dan nasional.
Ditunjang dengan letaknya yang strategis, infrastruktur yang memadai, Jababeka yakin akan dapat menarik pihak investor
untuk hadir ke wilayah ini.
Pada kesempatan yang sama, pengembangan pulau Morotai juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat, dinilai dengan berkembangnya wilayah tersebut akan menggerakan roda ekonomi daerah setempat dan pendapatan devisa negara.
Dukungan tersebut terlihat dengan ditandatanganinya prasasti Peletakan Batu Petama (Groundbreaking) Pembangunan Universitas Morotai oleh Hatta Rajasa.
Dalam pembangunannya, Universitas Morotai bekerja sama dengan President University yang merupakan universitas swasta dengan standar Internasional dan dibangun oleh Jababeka. Jababeka yakin bahwa dengan pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Morotai yang berkelanjutan diharapkan dapat mempercepat pembangunan kawasan Morotai.(RO/X-13)