Bisnis
Merpati dapat Lampu Hijau Beli Pesawat China
Selasa, 21 Februari 2012 23:38 WIB     
komentar
0 Like Dislike 0

Merpati dapat Lampu Hijau Beli Pesawat China
MI/Palce Amalo/rj
JAKARTA--MICOM: Menteri BUMN Dahlan Iskan menyetujui PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) membeli kembali pesawat asal China asalkan skemanya menguntungkan dan tidak membebani keuangan perusahaan.

"Sepanjang skema pembelian tidak menyusahkan Merpati saya setuju saja. Yang juga penting bahwa pembelian tersebut tidak membuat Merpati mati," kata Dahlan di Kantor Kementerian BUMN, Jakarat, Selasa (21/2).

Ia menjelaskan, sesungguhnya tidak ada masalah dengan pesawat buatan China, yang bermasalah itu adalah soal skema pembeliannya saja. Diketahui pada 14 Februari 2012 di sela-sela penyelenggaraan Singapore Air Show, Merpati menandatangani nota kesepahaman pembelian 40 unit pesawat jenis Jet 100 seater ARJ 21-700 dari Commercial Aircraft Corporation of China, Ltd (COMAC).

Dalam MoU yang juga melibatkan AVIC International Holding Corporation, dan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) itu disepakati pesawat akan diterima bertahap dalam kurun waktu 4 tahun, dengan asumsi 10 unit setiap tahun mulai tahun 2014 dan sehingga seluruhnya dipenuhi pada 2017.

Menurut Dahlan, keputusan Merpati membeli pesawat tersebut merupakan bagian dari strategi bisnis perusahaan dalam program restrukturisasi yaitu menambah jumlah armada pada periode waktu tertentu.

"Tidak jadi masalah asalkan skemanya tidak seperti ketika Merpati membeli pesawat MA-60 dari Xian Aircraft beberapa tahun lalu. Kalau sama dengan skema MA-60 itu saya tidak akan setujui," tegasnya. (Ant/OL-04)





Share |

Advertisement
Advertisement
MORE NEWS»
Jumat, 25 Mei 2012 16:37 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 15:41 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 15:12 WIB
Kamis, 24 Mei 2012 21:40 WIB
Kamis, 24 Mei 2012 17:48 WIB
Kamis, 24 Mei 2012 17:27 WIB
Kamis, 24 Mei 2012 10:25 WIB
Kamis, 24 Mei 2012 10:17 WIB
Kamis, 24 Mei 2012 07:06 WIB
Kamis, 24 Mei 2012 02:13 WIB
Rabu, 23 Mei 2012 22:32 WIB
Rabu, 23 Mei 2012 21:07 WIB


   Index Berita