Megapolitan - Lainnya
Tewasnya Dirut PT Sanex Steel
Kunjungi John Kei, Tindakan Kapolda Sudutkan Kepolisian
Penulis : Vini Mariyane Rosya
Rabu, 22 Februari 2012 21:40 WIB     
komentar
0 Like Dislike 0

JAKARTA--MICOM: Tindakan Kapolda Metro Jaya Irjen Untung S Rajab yang menjenguk langsung John Kei Selasa (21/2) lalu di Ruang Tembesu Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, praktis menyudutkan kepolisian. Kunjungan tersebut justru membuktikan kuatnya jaringan John Kei hingga ke dalam markas Polda Metro Jaya.

Menurut penasihat Indonesia Police Watch (IPW) Johnson Panjaitan, tindakan tersebut membuktikan jangkauan John Kei mencapai penyidik, intel, tentara, hingga ke aparat penegak hukum.

"Ini membuktikan betapa seriusnya kasus ini. Yang dihadapi Polda Metro Jaya tak hanya John Kei, tapi organisasi mafia," tegas Johnson, saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (22/2).

Menurt Johnson, tindakan kapolda tersebut akan berpengaruh terhadap psikologis penyidik, baik penyidik Polda Metro Jaya maupun penyidik yang masuk dalam jaringan John Kei. Dari segi penegakan hukum, tindakan kapolda dapat menimbulkan keraguan terhadap independensi penyidikan.

"Tindakan ini bisa menciutkan ataupun membesarkan nyali penyidik, tergantung penyidiknya berpihak ke mana. Penyidik itu independen, dan taruhan penyidikan ini besar, yakni institusi mafia kekerasan," tegasnya.

Tindakan tersebut, lanjut Johnson, semakin terasa janggal dengan alasan kemanusiaan yang diungkapkan Kapolda.

"Apakah ini diskriminasi? Kalau dari sisi kemanusiaan itu jelas dikriminasi, di mana-mana kapolda harus kasih perhatian kepada semua," jelasnya.

Tak hanya menjenguk John, Johnson menilai kapolda juga bertindak berlebihan dengan menginterograsi Alba Fuad di ruangannya. Kapolda justru telah mencoreng independensi penyidikan.

"Itu justru memperlihatkan keanehannya. Kalau memang dianggap krusial, kenapa tidak dibawa ke ruang penyidikan, diawasi Komisi Kepolisian dan dipasang CCTV, sama seperti saat Gayus Tambunan diperiksa. Kalau begini malah menyudutkan polisi," tegasnya.

Johnson mengingatkan agar kapolda bertindak cermat dan hati-hati. Pasalnya, tindakan tersebut dapat menjadi bumerang dan mempengaruhi proses penyidikan yang berlangsung.

"Jangan sampai secara formal proses penyidikan ini terlihat berjalan padahal di dalamnya digerogoti. Mulai dari pengecilan berkas, barang bukti, serta permainan-permainan yang dijalani anak buah John Kei di dalam polda," tandasnya. (Vni/OL-10)







Share |

Advertisement
Advertisement
MORE NEWS»
Jumat, 25 Mei 2012 08:12 WIB
Kamis, 24 Mei 2012 19:16 WIB
Rabu, 23 Mei 2012 16:10 WIB
Rabu, 23 Mei 2012 12:35 WIB
Selasa, 22 Mei 2012 19:29 WIB
Selasa, 22 Mei 2012 19:13 WIB
Selasa, 22 Mei 2012 19:06 WIB
Selasa, 22 Mei 2012 11:48 WIB
Selasa, 22 Mei 2012 08:30 WIB
Senin, 21 Mei 2012 06:41 WIB
Minggu, 20 Mei 2012 17:20 WIB
Minggu, 20 Mei 2012 15:48 WIB


   Index Berita