YOGYAKARTA--MICOM: Pertandingan Persija lawan Persiwa dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) di Stadion Mandala Krida, Kota Yogyakarta, Jumat (3/2), sempat dihentikan beberapa menit setelah suporter Persiwa masuk ke lapangan pertandingan.
Mereka tidak terima atas hadiah pinalti yang diberikan wasit, Setiyono, kepada Persija karena bola menyentuh tangan pemain Persiwa, Shibakoya Yuichi, sekitar menit ke-74.
Menanggapi peristiwa masuknya penonton, Sukamto, selaku Ketua Panpel Pertandingan Persija-Persiwa, mengungkapkan, suporter tersebut dalam kondisi mabuk. Beruntung dari rekan-rekan suporter Wamena sudah menjadi pengaman untuk meredam rekan-rekan mereka sehingga pertandingan dapat terus dilanjutkan.
"Pertandingan sempat dihentikan 18 menit," ucapnya. Dari yang diucapkan suporter, terangnya, mereka merasa dicurangi tidak hanya sepak bola saja, tetapi hal-hal yang lain.
Sukamto menambahkan, bakal melakukan antisipasi dengan cara memperketat pintu masuk dengan one man one ticket. "Yang bau alkohol diperiksag," ucapnya. Hal tersebut akan dilakukan agar penonton betul-betul bisa menikmati pertandingan bola.
Selain itu, jumlah personel keamanan juga akan ditambah. Dalam pertandingan kali ini, jelasnya, jumlah personel keamanan ada 545 personel dari TNI dan Polri. Nantinya jumlah personel akan ditambah hingga 600. Jumlah tersebut belum ditambah dari TNI dan yang lain-lain.
Walau sempat dihentikan pada sekitar menit ke 75, pertandingan pun dilanjutkan kembali. Skor akhir pertandingan adalah 1-2 untuk kemenangan Persiwa.
Pelatih Persija, Iwan Setiawan mengaku, pertandingan sore tersebut sedikit dicederai akibat ulah suporter tersebut. Namun, ia masih menganggapnya wajar. "Itulah sepakbola masih dalam batas-batas yang wajar," terangnya.
Sedangkan arsitek Persiwa Wamena, Gomes Oliviera menyambut senang atas kemenangan timnya. "Pertandingan sangat menarik. Semangat pemain bermain luar biasa," paparnya. (AT/OL-2)