Penulis : Edna Agita Merynanda Tarigan
Senin, 06 Februari 2012 19:25 WIB
JAKARTA--MICOM: Satuan khusus seperti Sabhara atau bila perlu Brimob bakal menjaga jalannya rekonstruksi kasus kecelakaan maut Xenia B 2479 XI yang menewaskan sembilan orang. Rekonstruksi itu dijadwalkan dilakukan pekan depan.
"Pengamanan sudah disiapkan sesuai kondisi di lapangan seperti apa. Kami harapkan tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan. Yang jelas kami sudah persiapkan, dengan satuan-satuan yang telah disiapkan. Kekuatan personil diperkirakan tergantung ancaman," ungkap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Senin (6/2).
Kekuatan personel yang dimaksud, kata Rikwanto, meliputi tim petugas kecelakaan lalu lintas dibantu satuan lain seperti reserse dan pengendalian massa (Dalmas) Sabhara. "Kalau Brimob belum tentu (dikerahkan), tapi nanti kami lihat lagi apa memang dibutuhkan atau tidak," ucap Rikwanto.
Pengamanan ketat dilakukan mengingat kasus kecelakaan di Tugu Tani, Jakarta Pusat, pada Minggu (22/1) itu menyedot perhatian banyak orang. Hal ini mengingat banyaknya jumlah korban tewas dan luka yang jatuh pada kecelakaan itu.
Rikwanto menjelaskan, pengamanan bukan hanya menjaga sekitar lokasi tempat kejadian perkara saja, tapi juga mengawal ketat Afriyani Susanti dan ketiga temannya selama menjalani rekonstruksi sampai selesai. "Termasuk juga soal lalu lintasnya. Ini salah satu yang kami pikirkan, tentu kalau memang ditutup akan kami alihkan," imbuhnya.
Rikwanto mengatakan Senin (6/2) ini tidak ada rekonstruksi baik kasus narkoba maupun kecelakaan.
"Untuk kasus narkoba sudah dilakukan rekonstruksi. Namun seminggu ini juga kemungkinan rekonstruksi kasus kecelakaan Afriyani belum dilakukan mengingat masih ada keterangan saksi ahli yang belum dikumpulkan," tandasnya. (Edn/OL-2)