Olahraga - Lainnya
Hukuman Doping untuk Contador Dikecam
Selasa, 07 Februari 2012 11:15 WIB     
komentar
0 Like Dislike 0

Hukuman Doping untuk Contador Dikecam
REUTERS/Enrique Calvo/wt
MADRID--MICOM: Keputusan untuk mencabut gelar Tour de France yang diraih Alberto Contador dan menskors pembalap sepeda asal Spanyol itu selama dua tahun disebut sebagai pukulan telak bagi dunia balap sepeda. Hal itu dikatakan pembalap sepeda Eddy Merckx dan Miguel Indurain.

Contador kehilangan gelar Tour de France 2010 pada Senin (6/2) setelah Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) menolak pembelaan Contrador yang menyebut dirinya gagal tes doping karena mengonsumsi daging yang terkontaminasi. Contador yang juga menjuarai Tour de France 2007 dan 2008 menjadi pembalap kedua setelah Floyd Landis yang kehilangan gelar juara Tour de France.

"Apa yang terjadi sangat buruk bagi balap sepeda. Tampaknya ada yang ingin membunuh balap sepeda," ujar Merckx. "Saya sangat terkejut. Hal ini sangat buruk buat sponsor dan Tour de France."

Tes doping menemukan clenbuterol dalam tubuh Contador. Pembalap sepeda itu beralasan hal itu karena daging tercemar yang dikonsumsinya saat Tour de France beristirahat pada Juli 2010.

Contador telah dilarang bertanding hingga 6 Agustus dengan seluruh hasil pertandingannya sejak 25 Juli 2011 dihapus. Akibatnya, dia tidak bisa ambil bagian di Tour de France, Giro d'Italia, dan Olimpiade pada tahun ini.

Indurain yang mendominasi Tour de France antara 1991 dan 1995 juga mengaku terkejut dengan keputusan CAS tersebut.

"Saya optimistis bandingnya akan diterima. Namun, dia harus tetap bekerja keras untuk tetap bugar sehingga bisa bertanding lagi di kemudian hari," tegas Indurain. (AP/OL-12)





Share |

Advertisement
Advertisement
MORE NEWS»
Jumat, 25 Mei 2012 10:54 WIB
Kamis, 24 Mei 2012 13:05 WIB
Kamis, 24 Mei 2012 11:49 WIB
Kamis, 24 Mei 2012 08:34 WIB
Kamis, 24 Mei 2012 08:07 WIB
Rabu, 23 Mei 2012 14:46 WIB
Rabu, 23 Mei 2012 13:36 WIB
Rabu, 23 Mei 2012 13:22 WIB
Rabu, 23 Mei 2012 10:57 WIB
Rabu, 23 Mei 2012 10:48 WIB
Rabu, 23 Mei 2012 10:39 WIB
Rabu, 23 Mei 2012 09:45 WIB


   Index Berita