Sumatera
Tiga Bersaudara Tenggelam, Dua Tewas dan Satu Hilang
Penulis : Bagus Himawan
Selasa, 07 Februari 2012 23:25 WIB     
komentar
0 Like Dislike 0

PEKANBARU--MICOM: Satu dari tiga bocah yang tenggelam sejak Minggu (5/2) di Sungai Indragiri, Kabupaten Indragiri Hulu, hingga Selasa, (7/2) sore belum ditemukan.

Camat Rengat Barat Idham Muhammad mengatakan dua korban tenggelam lainnya sudah ditemukan warga pada Senin (6/2) sekitar pukul 22.30 WIB dalam kondisi meninggal.

"Ketiganya merupakan kakak beradik yang tenggelam setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik. Waktu itu mereka baru pulang mengaji di desa seberang," katanya.

Dua janazah yang sudah ditemukan yakni Hendra Gunawan, 14, dan Ary Saputra, 12. Lokasi penemuan keduanya berjarak 200 meter dari tempat ketiganya tenggelam. "Kedua jasad tersebut ditemukan mengapung dan diduga baru saja muncul dari dasar sungai. Pasalnya, lokasi tersebut sebelumnya sudah disisir dalam pencarian," ujarnya.

Keluarga langsung mengebumikan dua jenazah kakak beradik tersebut pada malam itu juga di liang yang saling berdampingan. Sementara itu, hingga kini tim SAR, kepolisian, dan sejumlah instansti terkait lainnya masih mencari Ratna Wilis, 10, yang merupakan adik bungsu dari
tiga bersaudara itu.

Peristiwa nahas itu terjadi ketika tiga bersaudara tersebut baru selesai mengaji di rumah Gunawan, 40, di Km 3 jalan raya Redang. Sang guru mengaji sempat meminta kepada ketiga muridnya untuk tidak buru-buru pulang lantaran malam itu hujan rintik-rintik. Namun, sang guru tidak mampu mencegah karena ketiganya menolak lantaran Husnul Nasution, bapak ketiga bocah itu sudah menunggu di seberang sungai.

Gunawan sempat memperhatikan murid-muridnya itu naik ke perahu yang terbuat dari pohon durian, berkapasitas tiga orang. Si sulung Hendra memegang dayung, Ratna duduk di tengah sambil memegang senter, sedangkan Ary duduk di bagian depan. Perlahan perahu itu bergerak
ke arah hulu. Gunawan masih terus memperhatikan ketiga muridnya itu. "Biasanya mereka datang mengaji pakai sepeda motor. Tapi sepekan belakangan justru naik perahu," kata guru ngaji itu.

Menurut Husnul, ayah ketiga bocah itu, dari seberang ia melihat pergerakan perahu anaknya lantaran senter yang dipegang Ratna menyala. Namun baru saja akan menyeberang, tiba-tiba melintas iring-iringan pompong atau perahu bermesin tempel pengangkut kerikil. Saat pompong pertama melintas, cahaya senter Ratna masih terlihat menyala. Tapi setelah pompong kedua melintas, cahaya senter mendadak sirna. Diduga sampan tiga kakak beradik ini terbalik setelah digulung ombak akibat pompong yang melintas. (BG/OL-01)


Share |

Advertisement
Advertisement
MORE NEWS»
Jumat, 25 Mei 2012 23:05 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 22:43 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 22:00 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 20:27 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 16:53 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 16:49 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 14:02 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 13:34 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 11:12 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 10:00 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 09:53 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 09:37 WIB


   Index Berita