Ekonomi
Menteri Pertanian Tagih Lahan Telantar
Penulis : Fidel Ali Permana
Rabu, 08 Februari 2012 01:39 WIB     
komentar
0 Like Dislike 0

JAKARTA--MICOM: Menteri Pertanian Suswono menagih lahan yang telantar, karena menilai tidak adil ada lahan yang telantar sedangkan petani semakin terancam kehilangan lahan.

"Petani kita penguasaan lahan hanya 0,3 ha, mereka ternyata memakai lahan HGU (hak guna usaha) yang telantar, jadi petani takut digusur. Di satu sisi orang perlu lahan, tapi ada lahan yang terlantar, ini kan tidak adil," sebut Suswono dalam diskusi Penyediaan Lahan Pangan Kadin, Selasa, (7/2).

Ucapan Suswono terkait butuhnya lahan pertanian baru cukup beralasan. Pasalnya ia menyebut laju konversi lahan terus meningkat. Di Pulau Jawa saja laju konversi lahan pertanian berkurang sangat luar biasa.

"Saat ini 60 persen kebutuhan beras nasional ada di Jawa. Tapi konversi di Jawa luar biasa, pada tahun 2007 ada 4,1 juta ha, tapi terakhir hanya tersisa 3,5 juta ha, terjadi konversi luar biasa," urai Suswono.

Lahan pertanian di Indonesia, dikatakan Suswono, yang bisa digarap seluas 15 juta ha, namun yang baru digarap hanya 8,1 juta ha. Karena itu juga dirinya berharap lahan telantar dapat dimanfaatkan untuk pertanian. (Fid/OL-2)

Share |

Advertisement
Advertisement