Warga Samin tidak Kenal Pupuk Pabrik
Penulis : Akhmad Safuan
Rabu, 08 Februari 2012 20:52 WIB     
komentar
0 Like Dislike 0

PATI--MICOM: Bagi warga Samin yang biasa dikenal Sedulur Sikep, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah kenaikan harga pupuk buatan pabrik tidaklah terlalu dihiraukan.

Pasalnya, mereka sudah berabad-abad lamanya tidak mengenal penyubur tanaman instan tersebut dan secara turun-temurun tetap mengandalkan pupuk alami (organik) sebagai penyubur utama tanaman mereka.

Sudah menjadi tradisi dan kebiasaan, warga Samin di Sukolilo, Pati menggunakan pupuk alami dari kotoran ternak, air seni ternak (sapi) hingga kompos dedaunan sebagai penyubur. Kenyaataan hasil yang dicapai jauh lebih besar dibaanding dengan penyubur pabrikan.

Jika untuk kondisi normal, pengguna pupuk pabrikan (nonorganik) menghasilkan gabah 6 ton - 7 ton per hektare dengan modal kerja Rp3 juta per hektare, warga Samin sudah terbiasa dengan hasil panen gabah 8 ton - 10 ton per hektare karena mempertahankan pupuk alami (organik).

Modal usaha mereka jauh lebih murah yakni berkisar Rp1 juta - Rp1,2 juta per hektare. (OL-11)

Share |

Advertisement
Advertisement
MORE NEWS»
Jumat, 25 Mei 2012 22:27 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 20:46 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 18:21 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 18:16 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 17:45 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 17:36 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 17:17 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 14:22 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 14:15 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 14:09 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 13:21 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 13:00 WIB


   Index Berita