O6.35 WIB Los Angeles, AS
Fan dan Keluarga Houston masih Berduka
Selasa, 14 Februari 2012 00:00 WIB     
komentar
0 Like Dislike 0

Fan dan Keluarga Houston masih Berduka
AP/MIKHAIL METZEL
DUNIA tak henti menangisi kepergian sang diva pop, Whitney Houston.
Dari gereja, lokasi pertama kali Houston mengasah keterampilan menyanyinya, hingga ke Hotel Beverly Hills yang menjadi tempat kepergian terakhirnya, keluarga dan fannya terus dirundung duka dan meneteskan air mata.
Di Gereja New Hope, Newark, New Jersey, AS, sekitar 200 fan berkumpul untuk menghormati kepergian Houston. Dari Kota New Jersey, secara khusus juga digelar sesi pengheningan cipta khusus bagi Houston, pelantun tembang I Will Always Love You.
Kartu ucapan dukacita dan rangkaian bunga tampak terikat di pagar gereja. Para jemaat tak kuasa menutupi kesedihan mereka dengan berpelukan dan menangis di depan pintu masuk Gereja New Hope.
"Kepergiannya (Whitney Houston) yang tiba-tiba membuat kami trauma," ucap Pendeta Jesse Jackson, aktivis hak-hak sipil. "Kita harus bersandar pada iman kita. Hati kami terasa berat saat ini," imbuh Jackson, yang juga menjadi saksi bagaimana Whitney tumbuh besar dan menyanyi di Gereja New Hope.
"Banyak dari kami terikat kepadanya karena ia (Houston) menjadi berkah bagi generasi saat ini dengan bakatnya," tutur Pendeta John Hunter. "Kami akan merindukannya. Dunia ini akan merindukannya," tuturnya.
Keluarga Houston mengungkapkan kesedihan mereka melalui sebuah pernyataan singkat yang dirilis pada Minggu (12/2). "Kami terpukul oleh hilangnya Whitney yang kami cintai," ucap pihak keluarga.
"Ini sebuah tragedi yang tak terbayangkan dan kita akan merasa begitu kehilangan dia," demikian pernyataan keluarga Houston. "Kami menghargai curahan cinta dan dukungan dari para penggemar dan teman."
Secara terpisah, mantan suami sang diva yang seorang penyanyi R&B, Bobby Brown, memberi pernyataan kepada majalah People. "Saya merasakan kesedihan yang mendalam atas kepergian mantan istri saya, Whitney Houston," ucapnya.
Di sisi lain, kondisi lebih parah dialami putri pasangan Houston-Brown, Bobbi Kristina Brown, 18. Ia dibawa petugas medis dari hotel ke Cedars-Sinai Medical Center, Minggu (12/2). Polisi Beverly Hills dan petugas pemadam kebakaran mengatakan putri Houston menderita kecemasan berlebihan.
Sebelumnya, Bobbi sempat marah dan memaki pihak berwenang karena tidak diizinkan masuk ke kamar Hotel Beverly Hills untuk melihat jenazah ibunya.
Di pihak lain, pihak kepolisian dan Kantor Autopsi Los Angeles masih melanjutkan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematiannya. Terkait dengan kematian Houston, polisi mengatakan tidak ada tanda-tanda konspirasi dalam kematiannya.
Mengutip sebuah sumber, The Los Angeles Times melaporkan penyelidik telah mengetahui kenapa Houston tenggelam di bak mandi hanya beberapa saat sebelum dijadwalkan untuk menghadiri acara pra-Grammy Awards. (Reuters/*/I-3)

Share |

Advertisement
Advertisement
MORE NEWS»
Jumat, 25 Mei 2012 00:01 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 00:01 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 00:01 WIB
Kamis, 24 Mei 2012 00:01 WIB
Kamis, 24 Mei 2012 00:01 WIB
Kamis, 24 Mei 2012 00:01 WIB
Rabu, 23 Mei 2012 00:00 WIB
Rabu, 23 Mei 2012 00:00 WIB
Selasa, 22 Mei 2012 00:00 WIB
Selasa, 22 Mei 2012 00:00 WIB
Selasa, 22 Mei 2012 00:00 WIB
Senin, 21 Mei 2012 00:00 WIB


   Index Berita