REUTERS/Lucy Nicholson/ip
PENYANYI asal Inggris, Adele, 23, menjadi bintang pada malam anugerah Grammy tahun ini. Ia memenangi penghargaan terbanyak. Enam kategori penghargaan ia sabet pada perhelatan Grammy Ke-54 di Staples Center, Los Angeles, Amerika Serikat, kemarin (Minggu malam waktu setempat).
Keenam kategori itu ialah album of the year, record of the year, song of the year (lagu Rolling in the Deep), best short form music video (videoklip lagu Rolling in the Deep), best pop vocal album (album 21), dan best pop solo performance (lagu Someone Like You).
Malam anugerah Grammy kali ini sangat spesial bagi Adele setelah pita suaranya dioperasi November tahun lalu. "Aku harus berterima kasih kepada dokter yang telah membawa suaraku kembali," ujar Adele.
Posisi kedua diraih grup rock Foo Fighters yang memenangi lima kategori, yakni best rock performance, best rock album, best hard rock, best rock song, dan best long form music video.
"Sebuah kehormatan besar karena album ini hanya direkam di garasi rumah saya," ujar gitaris sekaligus vokalis Foo Fighters, Dave Grohl.
Jumlah kategori dalam Grammy Award tahun ini berkurang dari 109 menjadi 78. Pengurangan itu mengundang kekecewaan banyak musisi.
Keceriaan malam anugerah Grammy itu juga dibayangi suasana duka atas kematian mendadak penyanyi Whitney Houston sehari sebelumnya.
"Tak ada lagi cara lain. Kita baru saja kehilangan satu anggota keluarga," ujar host Grammy tahun ini, LL Cool J, di panggung.
Sang rapper kemudian memimpin para undangan untuk mendoakan Houston. Para selebritas yang hadir pun menundukkan kepala, termasuk Lady Gaga dan Miranda Lambert. Tidak lama kemudian penyanyi Jennifer Hudson tampil solo diiringi permainan piano menyanyikan lagu milik Houston, I Will Always Love You. Saat menyanyikan lagu itu Hudson berusaha keras menahan air matanya.
"Whitney, kami selalu mencintaimu," ucap Hudson lirih di akhir lagu.
Ungkapan kedukaan pun disampaikan Stevie Wonder. "Untuk Whitney, kami semua menyayangimu," ujarnya. (AP/Reuters/DK/X-8)