Disebut Layak Jadi Capres, Khofifah Nilai Itu Terlalu Dini
Penulis : Akhmad Mustain
Rabu, 22 Februari 2012 22:31 WIB     
komentar
0 Like Dislike 0

KEDIRI--MICOM: PPP dan sejumlah parpol lain sempat menyebut Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa layak tampil dalam Pemilu Presiden 2014. Namun, mantan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan 1999-2001 itu tidak mau jumawa.

"Lihat nanti sajalah," kata Khofifah usai menjadi pembicara pada halaqah alim ulama Mukernas PPP, di Kediri, Jawa Timur, Rabu (22/2).

Menurutnya, berdasarkan undang-undang, maju sebagai calon di pemilu presiden butuh dukungan partai. Sementara, ia bukan tokoh partai.

"Bunyi undang-undangnya begitu. Jadi calon harus diusung partai," katanya.

Khofifah tidak ingin dianggap jumawa lantaran banyak dilirik partai politik. Ia tak mau terburu-buru karena 2014 masih jauh.

"Tahun 2014 masih jauh," ujarnya.

Banyaknya parpol yang melirik akan dipertimbangkannya dengan melihat dan mengukur beban bangsa di tengah dinamika ekonomi dan politik global serta kemandirian ekonomi dan politik dalam konstelasi interdependensi antarbangsa.

"Kita tentu akan mengukur beban bangsa ditengah dinamika ekonomi dan politik global serta kemandirian ekonomi dan politik dalam konstelasi interdependensi antarbangsa," tuturnya.

Halaqah Mukernas PPP menghadirkan sejumlah tokoh nasional yang belakangan santer disebut-sebut layak maju di pilpres 2014. Selain Khofifah, tokoh lain yang dihadirkan adalah mantan Wapres Jusuf Kalla, Ketua MK Mahmud MD, dan Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan. (Mad/OL-10)

Share |

Advertisement
Advertisement
MORE NEWS»
Sabtu, 26 Mei 2012 01:22 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 23:53 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 23:29 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 21:13 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 21:12 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 20:53 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 20:37 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 20:33 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 20:12 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 20:07 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 19:59 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 19:43 WIB


   Index Berita