Akui Terima US$10 Ribu dari Kubu Anas
DPC Demokrat Tapanuli Tengah Siap Kembalikan Uang
Penulis : Yennizar Lubis
Rabu, 22 Februari 2012 22:54 WIB     
komentar
1 Like Dislike 1

MEDAN--MICOM: Sekretaris DPC Tapanuli Tengah Sumatra Utara Hafrul Hadawi Tanjung menegaskan siap untuk mengembalikan semua uang yang diberikan tim sukses Anas Urbaningrum pada Kongres Partai Demokrat di Bandung pada 2010 silam, jika memang diharuskan untuk mengembalikan uang itu.

"Saya siap mengembalikan semua uang," tandas Hafrul kepada Media Indonesia, Rabu (22/2). Dia mengaku ketika itu menerima uang sebesar US$ 10.000 dari tim sukses Anas Urbaningrum yaitu Jonny Allen Marbun ketika akan pulang kembali ke daerah.

"Ketika akan pulang, ada teman yang menelepon ada pembagian uang untuk oleh-oleh dan transport di salah satu hotel. Kemudian di sana ada Jonny Allen yang menyuruh seseorang untuk memberikan amplop kepada saya," tuturnya.

Oleh Hafrul, amplop yang ternyata berisi uang sebesar US$10.000 ini dibagikan ke sejumlah PAC yang ikut ke kongres tersebut. Setelah dibagi-bagi, Hafrul mengaku mendapat bagian sebesar Rp5 juta.

"Ketika menerima amplop, tidak dijelaskan uang itu untuk apa. Uangnya pun saya belanjakan untuk oleh-oleh," imbuhnya.

Namun, Hafrul mengaku tidak menerima Blackberry seperti DPC lainnya, karena sudah dipastikan suara mereka akan ke Anas. "Sebelum masuk ke ruang kongres, HP kami disita, ada beberapa teman DPC dari daerah lain menerima BB, mungkin karena mereka masih ragu-ragu untuk milih Anas, makanya diberikan BB untuk berkomunikas dalam kongres," jelasnya.

Selain, DPC Tapteng, ada lima DPC lainnya di  Sumut yang menerima amplop dari Jonny Allen Marbun ketika itu.

Dia menambahkan, baru mengungkapkan perihal penerimaan amplop ini karena awalnya tidak berpikir uang itu berasal dari hasil korupsi. Setelah adanya gonjang-ganjing kasus korupsi yang melibatkan sejumlah petinggi Demokrat yang berasal dari tim sukses Anas, maka baru dia sadar bahwa uang yang diterimanya tidak halal. (YN/OL-2)

Share |

Advertisement
Advertisement
MORE NEWS»
Sabtu, 26 Mei 2012 01:22 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 23:53 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 23:29 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 21:13 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 21:12 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 20:53 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 20:37 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 20:33 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 20:12 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 20:07 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 19:59 WIB
Jumat, 25 Mei 2012 19:43 WIB


   Index Berita