Warga Konsumsi Air Kubangan Kerbau

Penulis: John Lewar Pada: Rabu, 13 Sep 2017, 19:59 WIB Nusantara
Warga Konsumsi Air Kubangan Kerbau

MI/JOHN LEWAR

KEKERINGAN yang melanda empat desa di Labuhan Bajo, Manggarai Barat, NTT, membuat warga setempat mengonsumsi air kubangan kerbau untuk keperluan sehari-hari.

Keempat desa tersebut ialah Desa Macang Tanggar, Desa Golo Bilas, Desa Kenari, dan Desa Gorontalo, di Kecamatan Komodo. Padahal keberadaan desa-desa tersebut hanya berjarak sekitar tiga kilometer dari Kabupaten Labuhan Bajo.

Di wilayah ini nyaris tak tersentuh pembangunan. Akses jalan pun belum pernah diaspal. Kondisi lebih tragis seperti musim kemarau saat ini, ketika warga setempat harus rela berbagi air minum di lokasi hewan ternak milik warga melakukan hal serupa.

Proyek air minum bersih memang ada. Tetapi itu sekarang hanya menjadi pajangan pipa kosong sejak 2015, atau saat di Manggarai Barat digelar Sail Komodo. Namun, kini proyek bernilai Rp2 miliar tersebut tak lagi teraliri air.

"Tahun 2015 memang ada proyek air bersih. Tapi itu hanya sebatas pemasangan proyek pipa pajangan saja. Saat pipa itu dipasang kami senang. Tapi kini sudah tak ada lagi air yang keluar," ujar Rofinus Pampu, tokoh masyarakat setempat, Rabu (13/9).

Ia mengungkapkan, para warga kini hanya bisa mengambil air sungai Kenari yang keruh dan menjadi sisa kubangan kerbau. Untuk bisa mencapai kubangan itu pun warga harus berjalan sejauh 1,5 kilometer. (OL-4)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Perlukah pelaku penyebaran hoaks diberi hukuman berat?





Berita Populer

Read More