Timba Pengalaman Berharga di Tahun Kedua

Penulis: Gnr/S1-25 Pada: Minggu, 26 Nov 2017, 03:01 WIB MI Muda
Timba Pengalaman Berharga di Tahun Kedua

DOK TIM SEAN GELAEL

MENJALANi tahun kedua di ajang Formula 2 yang sebelumnya bernama GP2, pembalap muda Indonesia Sean Gelael tampil dengan kepercayaan diri yang lebih baik dengan tim Pertamina Arden. Bersama dengan rekannya, Norman Nato, pembalap 21 tahun itu merintis untuk bisa berlaga di Formula 1.

Sean tampil lebih konsisten di tahun keduanya dengan berhasil menyelesaikan seluruh lomba di 10 seri yang sudah dijalani dari keseluruhan 11 seri balapan dengan 22 sesi balap (feature dan sprint race) pada F2 tahun ini.

Meski podium belum sempat dirasakannya, penampilan Sean terlihat lebih menjanjikan dengan menyentuh garis fi nish di setiap lomba.

Peluang Sean untuk mencuri perhatian pun masih besar dengan sisa satu seri balapan lagi yang dilaksanakan akhir pekan ini di Sirkut Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Sean yang kini menduduki peringkat 15 di klasemen pembalap dengan 17 poin, masih bisa menyodok ke peringkat 12 jika mendapatkan hasil maksimal di Yas Marina.

Empat kali masuk ke jajaran 10 besar pada tahun ini, tak menutup kemungkinan Sean untuk bisa meraih poin kembali di Yas Marina. Terlebih, sirkuit tersebut termasuk yang sudah dikenal Sean mengingat sejumlah ujicoba pra dan pasca musim sering dihelat disana.

Sirkuit Yas Marina memiliki panjang lintasan 5,55 kilometer. Sirkuit ini memiliki lintasan lurus yang panjang, yakni 1,2 kilometer. Akhir dari lintasan panjang ini juga unik, karena area run-off diperpanjang sampai di bawah tribun barat (West Grandstand). Dengan demikian, mobil yang membelok akan berada di bawah para penonton.

Pintu keluar dari pitlane juga unik karena ada di bawah tanah. Setelah meninggalkan pitlane, para pembalap harus masuk sebuah terowongan dan berputar 90 derajat ke kiri, lalu lewat di bawah trek setelah turn 1.

Kondisi lintasan akan sangat panas, manajemen untuk menjaga degradasi ban menjadi tantangan sulit bagi pembalap. “Mudah-mudahan kami mendapatkan balapan yang ideal dan tak mengalami banyak gangguan teknis,” kata Sean mengenai peluangnya untuk bisa merebut poin di Yas Marina.

Jalan Sean ke ajang balapan mobil kursi tunggal tertinggi, Formula 1 memang terbilang masih panjang. Namun, pengalaman panjang Sean membalap sejak usia dini mulai dari gokart, Formula Pilota, hingga F2 membuat putra mantan pembalap, Ricardo Gelael itu akan siap saat waktunya naik kelas ke F1 nanti.

Selain membalap di F2, Sean pada tahun ini juga menimba pengalaman bersama tim Toro Rosso yang memberinya kesempatan untuk menjajal mobil F1. Bos Toro Rosso, Franz Tost bahkan sempat menyebutkan Sean punya peluang bagus di F1 setelah pembalap kelahiran 1 November 1996 itu mampu fi nish di urutan 14 saat latihan bebas pertama GP Malaysia, September silam. (Gnr/S1-25)
FOTO-FOTO DOK TIM SEAN GELAEL

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More