Ayah tidak hanya Mencari Nafkah

Penulis: (M-2) Pada: Jumat, 01 Des 2017, 23:16 WIB Jendela Buku
Ayah tidak hanya Mencari Nafkah

Dok MI

HIDUP adalah harapan bagai langit yang berlapis-lapis. Hidup adalah perjuangan yang menuntut jiwa untuk sabar menanti, menghayati setiap cobaan yang menghampiri, dan mensyukuri apa yang telah terjadi. Menjadi orangtua bukanlah perkara yang mudah. banyak hal yang harus dilakukan agar anaknya menjadi seperti yang diharapkan. Sayangnya peran ayah dalam mendidik anak kerapkali diabaikan. Ironisnya sang ayah terkadang juga tidak merasa keberatan jika anak sepenuhnya menjadi tanggung jawab ibunya. Padahal seharusnya tidak demikian. Ibu dan ayah memiliki peran masing-masing dengan porsi yang sama besarnya dalam mendidik anak.

Jika peran ayah tergantikan ibu, besar kemungkinan perkembangan anak menjadi tidak maksimal. Tidak peduli betapa sibuknya mencari nafkah, ayah tetaplah seorang ayah yang harus selalu memperhatikan anaknya. Sang ibu juga harus menyadari bahwa tanggung jawab ayah tak hanya sekadar mencari nafkah. Sebagai seorang pemimpin keluarga, seharusnya ayah juga mengerti bahwa masa depan keluarga terutama anak-anaknya berada di pundaknya. Meskipun ayah seorang pemimpin, bukan berarti ayah bisa mendidik anak sesuai keinginan.

Anak bukanlah robot yang harus dikendalikan jika ingin digerakkan. Seorang anak harus dididik dengan penuh kasih sayang tanpa paksaan, karena sejatinya kelak ia akan menjalani hidupnya sendiri tanpa didampingi ayah dan ibunya lagi. Setidaknya itulah yang harus para ayah sadari, bahwa tanpa ayah, anak akan bimbang mengenai masa depannya. Anak akan kehilangan arah hidupnya. Padahal sudah jelas bahwa anak tidak akan selamanya hidup bersama ayah dan ibunya.

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More