Jauh-Jauh dari Amerika demi Arabika Flores

Penulis: Administrator Pada: Kamis, 25 Jan 2018, 12:22 WIB Kuliner
Jauh-Jauh dari Amerika demi Arabika Flores

MI/JOHN LEWAR

DI pojok ruang Flores Bajawa Roasting Profile Medium Roast, di ruas jalan Soekarno-Hatta Labuanbajo, Manggarai Barat, Flores, NTT, empat wisatawan mancanegara duduk berhadapan dengan secangkir kopi Bajawa Flores.

Satu dari empat wisatawan itu bernama Ernesta Goullye Ruth, 56, asal Amerika Serikat.

Ia datang jauh-jauh ke Labuanbajo hanya ingin menikmati Kopi asli Flores.

Tiga rekan seperjalanannya terlihat asyik membaca buku, sedangkan Ruth duduk diam sesekali menyeruput kopi sambil berbincang-bincang dengan seorang Barista, Nilawidya Gunardi.

Ruth mengatakan keunggulan kopi asli Flores yang di kenalnya dari seorang Pastor asal Flores Timur, Rev Raymundus SVD yang bertugas di kampung kelahirannya di Texas, AS.

Ia mengaku gemar meminum kopi flores sudah sejak 21 tahun silam.

"Rasa kopi ini luar biasa. Saya awalnya bengong, ingin cari solusi agar bisa lama di Flores. Saya puas dengan nikmatnya kopi ini," tambah Ruth sambil minta dibelikan biji kopinya untuk buah tangan saat kembali ke negaranya.

Nilawidya pun menjelaskan bahwa kopi yang Ruth nikmati ialah Kopi Arabika Flores Bajawa (AFB).

"Kopi AFB menjadi andalan untuk di sajikan, karena tidak terlalu mengandung kafeina. Rasa asamnya sangat rendah, aromanya pun cukup mengoda. Bisa rasa karamel, cokelat tergantung penikmat menilai saat meminum kopi jenis ini," tutur ramah.

Lebih lanjut, Nilawidya menceritakan Gerai usaha Flores Bajawa Roasting di Labuanbajo.

Peminatnya, katanya, umumnya wisatawan asing.

"Jam ramai pagi pukul 7.30 Wita hingga 12.00. Kopi AFB diminati Asing," jelasnya.

Pemilihan jenis Kopi Arabika, lanjutnya, harus di pesan ke Bajawa dan
Prosesnya pun rumit.

Perlu di sortir unit pengolahan hasil (UPH) hingga menjual ke pembeli.

"Dari pembeli, Barista melakukan peracikan roasting hingga menyajikan sesuai selerah masing-masing. Rasa cokelat, stroberi, vanila, dan rasa lainnya disediakan di Flores Bajawa Roasting, " tambahnya.

Ia pun menjelaskan perbedaan antara kopi arabika dan robusta.

Kopi arabika berasa asam, sedangkan cita rasa robusta agak pahit.

Bijinya berbentuk bulat bergaris tengah lurus.

"Tetapi, semuanya tegantung cara membuatnya. Mulai dari me-roasting hingga cara menyajikan. Dan tergantung penikmat kopi juga. Kadang ada juga yang pesan robusta. Tapi di sini lebih dominan arabika," pungkasnya. (John Lewar/X-7)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More