Aku Cinta Indonesia di Mata Komikus Cilik

Penulis: Fathurrozak Jek/X-7 Pada: Minggu, 28 Jan 2018, 10:44 WIB MI Anak
Aku Cinta Indonesia di Mata Komikus Cilik

DOK FATHURROZAK JEK

PUKUL 06.30 WIB Sherine Kiatandi bergegas bersama mama dan kakaknya menuju Thamrin, Jakarta Pusat. Ia sengaja datang pagi-pagi dari Tangerang supaya tidak telat. Hari itu penting baginya sebab ia masuk sebagai tiga besar kompetisi menggambar komik yang diadakan Datascrip.

Meski ia sempat berputar-putar dan tersesat, perjuangannya pagi itu tidaklah sia-sia nih, Sobat Medi. Kak Sherine dengan seragam kuning birunya itu berhasil menjadi juara 1 kategori SMP. Hore... Selamat ya Sherine. Semoga Sobat Medi juga bisa mengikuti jejak Sherine dalam menggambar.

"Aku menggambar dengan karakter hitam putih. Enggak aku warnain. Ceritanya tentang Aci dan keluarganya yang pengin liburan. Tadinya bingung mau liburan ke mana, apakah ke luar negeri atau ke mana. Nah, Aci punya ide untuk liburan keliling Indonesia sekeluarga. Dari berkeliling itu, Aci menemukan keragaman Indonesia, dari kuliner juga permainan," ungkap siswi kelas 9 SMP Strada Slamet Riyadi Tangerang ini, Kamis (25/1).

Tema yang diangkat Datascrip Aku cinta Indonesia. Nah, karakter gambar yang dibikin Sherine itu memang menarik banget nih, Sobat Medi. Kamu boleh banget lo, menengok karya-karya gambarnya di akun Instagramnya @Sherine_Kiatandi. Karakter-karakternya realis. Dia juga sedang menyelesaikan pesanan dari gurunya sebanyak 40 gambar! Duh, apa enggak lelah ya?

"Proses aku menggambar ini selama dua minggu. Ini merupakan pertama kalinya aku bikin komik. Jadi sempat bingung juga, untuk ide ceritanya. Untung aku dibantu om, untuk pengadaan alat, dan dia yang memberi aku masukan dan arahan," lanjutnya.

Selain Sherine, ada lo, Sobat Medi yang datang jauh-jauh dari Jepara, Jawa Tengah. Taffeta Praudia berhasil menempati peringkat 2. Ceritanya, tentang dua sahabat yang bertolak belakang. "Aku bikin karakter Ayu, dia itu anaknya enggak suka hal-hal tradisional. Dia kekinian banget.

Sementara, ada Hana, yang akhirnya kenal dan berteman dengan Ayu. Dari main bareng itu, Ayu justru menyukai permainan-permainan tradisional," cerita Taffeta yang datang dari Kota Ukir itu.

Kompetisi menggambar itu enggak cuma perseorangan kok, Sobat Medi. Ada juga yang berkolaborasi dan akhirnya berhasil menjadi juara 3. Mereka Syifa Khairunnisa dan Lendiar S Vayoura. Karakter dan cerita yang mereka buat juga tentang persahabatan nih, Sobat Medi.

"Ada Arianti dan Felisha. Mereka sama-sama suka membaca. Tapi bacaan kesukaan mereka berbeda," cerita Syifa. Dua siswi SMP 2 Surakarta itu pun berbagi tugas. Lendiar lebih fokus untuk menyusun cerita dan membuat dialog, sementara Syifa yang fokus pada gambarnya. Ketiga juara itu mendapat hadiah berupa Wacom sebagai sarana untuk menggambar. Wah, makin semangat dong nih menggambarnya!

Tetap menggambar

Ketiga pemenang dari kategori SMP itu semuanya adalah kelas 9 lo. Jadi mereka juga sudah siap untuk masuk ke jenjang pendidikan lebih tinggi. Seperti Sherine yang memang ingin masuk ke sekolah animasi.

"Aku kan memang sudah ada rencana masuk ke sekolah SMK animasi. Jadi sebenarnya tadinya cari-cari kompetisi menggambar, ya kalaupun hadiahnya bukan Wacom, hadiah uang pun enggak apa-apa tadinya. Hehe... Eh, malah ikut kompetisi komik Datascrip ini dapat Wacom. Enggak perlu beli nantinya."

Sementara itu, Taffeta belum memutuskan fokus mau masuk ke sekolah khusus menggambar atau sekolah umum. Namun, ia ketika sudah lulus nanti, ia ingin masuk jurusan IPA.

"Tapi tetap ingin menggambar. Enggak boleh ditinggalin," ujarnya. Sobat Medi ada yang gemar menggambar juga? Medi dapat pesan nih, dari para juara. Mereka bilang, terus berlatih menggambar, dan jangan berhenti pada satu gaya, terus mencari referensi. Kalau Sobat Medi sudah menggambar, coba kasih tahu ya. (X-7)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More