5 Jenis Diet yang Berdampak Buruk pada Kesuburan

Penulis: Medcom Pada: Senin, 29 Jan 2018, 14:10 WIB Kesehatan
5 Jenis Diet yang Berdampak Buruk pada Kesuburan

Ilustrasi

KETIKA berbicara tentang menurunkan berat badan, ada beragam metode diet yang dijalani terutama wanita untuk mendapatkan berat badan ideal yang diinginkan. Sayangnya, salah informasi tentang metode diet yang dijalani membuat mereka tidak menyadari konsekuensi negatif jangka panjang yang dapat terjadi dalam tubuh serta kesuburan mereka.

Profesor Nick Macklon, Direktur klinik kesuburan terkemuka di Inggris mengungkapkan bahaya diet terbesar yakni dapat mempengaruhi kesuburan seorang wanita dan mengganggu mereka yang menjalani program IVF atau bayi tabung.

Ia menguraikan gaya hidup positif dan perubahan makan yang dapat dijadikan alternatif serta aman untuk kesuburan wanita seperti berikut.

1. Jus untuk membersihkan zat berbahaya

Jus ini biasanya terkait dengan detoksifikasi atau pembuangan racun dalam tubuh. Unsur lain yang menarik dari diet dengan jus detoks ini adalah penurunan berat badan yang cepat. Tapi, banyak yang tidak menyadari bahwa metode in idapat mengubah metabolisme Anda dan membuat berat badan berada di tingkat yang tidak sehat sehingga dapat menghambat Anda untuk hamil.

2. Diet vegan mentah atau veganuary

Diet ini menjadi semakin populer bagi mereka yang ingin membatasi makan daging atau produk susu. Tapi, pola makan vegan yang berbasis tanaman, ini berarti bahwa wanita dapat kehilangan nutrisi utama seperti zat besi, folat dan vitamin B. Penelitian menunjukkan wanita yang kekurangan nutrisi ini mungkin memiliki kesehatan sel telur yang buruk dan ini menghambat kesempatan untuk segera hamil.

3. Makanan yang diganti dengan minuman nutrisi

Menggunakan minuman nutrisi sebagai pengganti makanan dianggap sebagai cara yang berhasil mengendalikan asupan kalori. Namun, ini bisa memberi dampak negatif pada kesehatan terutama Anda yang menjalani perawatan kesuburan. Minuman pengganti makanan ini memiliki kadar gula tinggi dengan sedikit protein. Pastikan Anda menjaga diet tetap seimbang.

4. Diet ketogenik

Diet ketogenik adalah diet rendah karbohidrat yang fokus untuk mengembalikan tubuh ke keadaan ketosis, di mana hati meningkat untuk membakar lemak pada tingkat yang lebih tinggi. Diet ini terbukti dapat merusak kualitas embrio pada wanita yang menjalani program bayi tabung.

5. Diet dengan pil dan minuman

Banyak wanita yang menggunakan bantuan pil berkafein yang menjanjikan penurunan berat badan dengan cepat tanpa banyak berusaha. Namun, pil ini sangat berbahaya karena stimulan di dalamnya telah diketahui meningkatkan kemungkinan serangan jantung dan stroke.

Kandungan kafein yang banyak dalam pil ini jauh lebih tinggi dibanding kopi, soda atau minuman berkafein lain. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa asupan minuman soda yang tinggi dikaitkan dengan berkurangnya keberhasilan IVF.

Pada dasarnya, jika ingin mendapatkan gaya hidup sehat serta kesuburan jangka panjang maka hindari makanan cepat saji dan memastikan melakukan diet seimbang bersamaan dengan olahraga yang teratur. (OL-8)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More