Hubungan Tiongkok-ASEAN Hasilkan 20 Juta Perjalanan Wisata

Penulis: Administrator Pada: Jumat, 09 Feb 2018, 21:41 WIB Internasional
Hubungan Tiongkok-ASEAN Hasilkan 20 Juta Perjalanan Wisata

Ist

HUBUNGAN Tiongkok dan negara-negara ASEAN telah menghasilkan 40 juta pertukaran perjalanan yang dilakukan oleh masyarakat dari kedua belah pihak.

Duta Besar Tiongkok untuk ASEAN Huang Xilian dalam diskusi bersama pakar dan media massa di Jakarta, Jumat (9/2), menyatakan bahwa jumlah perjalanan tersebut akan meningkat menjadi 50 juta perjalanan di masa mendatang.

"Saat ini ada 200.000 mahasiswa dan siswa China dan ASEAN yang menempuh pendidikan satu sama lain di masing-masing negara. Dan jumlah ini masih akan terus meningkat dengan cepat," ujar Dubes Huang.

Menurutnya, penerapan pernyataan bersama antara Tiongkok dan ASEAN tentang kerja sama dan rencana aksi untuk pendidikan, merupakan kesempatan besar untuk meningkatkan kerja sama pariwisata dan pendidikan ke tingkat lanjut.

"Kita harus meningkatkan pertukaran masyarakat untuk mengembangkan nilai-nilai bersama guna mencapai kerja sama yang saling menguntungkan, keamanan bersama, dan berbagi pembangunan dalam rangka menguatkan persahabatan China-ASEAN," ujar Huang seperti dilansir Antara.

Sementara itu, di sektor pariwisata jumlah wisatawan Tiongkok yang bepergian ke luar negeri akan mencapai 700 juta dalam lima tahun mendatang.

Jumlah wisatawan Tiongkok yang berkunjung ke negara-negara ASEAN merupakan yang tertinggi dengan lebih dari 20 juta orang pada 2017. Dari jumlah tersebut, sekitar 10 juta wisatawan Tiongkok mengunjungi Thailand, sementara lebih dari 2 juta pelancong negeri itu mengunjungi Indonesia.

Dubes menjelaskan bahwa era baru Tiongkok sangat mempengaruhi hubungan negara tersebut dengan ASEAN, terutama dalam penguatan hubungan kemasyarakatan melalui kegiatan-kegiatan pertukaran dalam bidang pendidikan, pariwisata, olahraga, budaya, dan media massa. (OL-4)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More