Mensos Santuni Korban Longsor Puncak dan Cijeruk

Penulis: Dede Susianti Pada: Jumat, 09 Feb 2018, 23:15 WIB Humaniora
Mensos Santuni Korban Longsor Puncak dan Cijeruk

MI/Dede Susianti

KEMENTERIAN Sosial memberikan santunan terhadap korban longsor di Kampung Maseng, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk dan di Puncak, Kabupaten Bogor.

Bukan hanya korban meninggal saja yang mendapatkan santunan, tapi juga korban selamat tapi mengalami luka-luka.

Santunan akan diserahkan langsung Menteri Sosial Idrus Marham, Sabtu (10/2) pagi. Idrus bersama rombongan akan melihat kondisi longsor mulai dari titik atas dan bawah.

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat mengatakan, dalam kunjungannya itu, Mensos akan mendatangi stasiun Maseng melihat secara langsung kerusakan seberapa parah yang diakibatkan longsoran tanah beberapa hari lalu. Mensos bersama rombongan akan berjalan kaki menyusuri rel kereta api.

"Besok, Mensos akan meninjau sekaligus memberikan santunan kepada keluarga korban tanah longsor di Cijeruk dan Cisarua," ujar Harry dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (9/2).

Adapun besaran bantuan santunan di lokasi pertama akan diberikan kepada ahli waris lima jiwa. Dengan rincian satu jiwa Rp15 juta untuk korban meninggal. Sedangkan untuk korban selamat, diberikan santunan Rp2 juta per orang.

"Jadi untuk korban meninggal di Maseng, total santunan sebedar Rp75 juta. Sedangkan untuk korban selamat tapi mengalami luka sebesar Rp10 juta," papar Harry.

Sementara itu, di Cisarua akan dilakukan penyerahan bantuan santunan kepada satu ahli waris korban meninggal sebesar Rp15 juta. Dan untuk korban selamat tapi luka sebesar Rp8 juta dengan rincian satu orang mendapat Rp2 juta.

Peristiwa longsor di dua lokasi itu terjadi di hari yang sama yakni Senin (5/2). Yang di Kampung Maseng, jalan rel kereta api di KM 13.800 di jalur Bogor-Sukabumi, longsoran selebar 40 meter itu menimpa tiga rumah warga. Akibat peritiwa tersebut sebanyak 5 orang meninggal dunia. Mereka adalah satu keluarga, ibu dan empat anaknya.

Sementara itu, peristiwa longsor di jalur Puncak, terjadi di 22 titik dan 4 di antaranya longsor besar dan parah. Di titik Att'a Awun, menelan korban satu orang meninggal dan empat lainnya luka. (OL-4)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More