Kementerian PU Respons AAA

Penulis: Budi Ernanto Pada: Rabu, 14 Feb 2018, 06:40 WIB Olahraga
Kementerian PU Respons AAA

ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) akan segera melakukan perbaikan bak pasir di lintasan atletik Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan. Perbaikan tersebut dilakukan sebagai respons permintaan delegasi teknis dari Asosiasi Atletik Asia (AAA) saat meninjau SUGBK. “Kami sudah bertemu dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) dan delegasi teknis. Ada dua pilihan penyelesaian, yaitu solusi permanen tapi harus konsultasi dengan tim sidang pemugaran atau solusi sementara, tapi kami lebih memilih solusi permanen,” kata Direktur Penataan Ba­ngunan Kementerian PU-Pera Iwan Suprijanto, Selasa (13/2).

Sekjen Pengurus Besar PASI Tigor M Tanjung mengatakan solusi atas bak pasir yang terlalu dekat dengan pembatas lintasan atletik sesuai dengan kesepakatan dengan Pengelola GBK dan Kementerian PU-Pera, yaitu pembuatan struktur sementara. Ia mengatakan solusi sementara itu akan ditempuh sambil mengajukan solusi permanen. “Jika solusi permanen dengan menggeser bak pasir, itu pekerjaan berat dan harus kembali mengajukan sertifikasi lintasan kepada Federasi Asosiasi Atletik Internasional (IAAF),” kata Tigor.
Saat meninjau SUGBK, delegasi AAA menyoroti lintasan nomor lompat jauh yang dinilai tidak memenuhi standar. Jika itu tidak diperbaiki, AAA mengancam membatalkan nomor lompat jauh di Asian Games 2018.

Sementara itu, pelatnas cabang olahraga dayung akan tetap berlangsung di Situ Cileunca, Pangalengan, Jawa Barat. Sebelumnya, pelatnas dayung dipertimbangkan untuk dipindah menyusul peristiwa yang menimpa atlet putri Dewi Yuliawati. Atlet yang diandalkan meraih medali di Asian Games 2018 itu tersengat arus listrik saat menjalani latihan, Minggu (11/2). “Latihan tetap di Pangaleng­an. Kabel yang masalah sudah dibongkar PLN. Ada kabel tapi itu tidak ada aliran listrik, jadi tidak ganggu latihan,” jelas manajer pelatnas dayung Budiman Setiawan.

Bahan evaluasi
Tim panahan recurve putra Indonesia melaju ke final test event Asian Games 2018. Riau Ega Agatha dan kawan-kawan sukses membawa Indonesia mengalahkan Malaysia dengan skor 5-3 di Stadion Panahan, Senayan. Di final hari ini, Indonesia akan menghadapi Taiwan.
Di nomor tim recurve putri, Indonesia yang diperkuat Diananda Choirunisa, Aqidatul Izzah, dan Titik Kusumawardani gagal melaju ke final. Di semifinal, Indonesia harus mengakui keunggulan Hong Kong yang menang 5-4.

Pelatih tim panahan putri, Nurfitriyana Saiman, mengatakan tim yang diturunkan di test event ialah atlet seleksi untuk menuju tim inti. Menurutnya, hasil test event akan dijadikan sebagai bahan evaluasi. Test event yang digelar juga menjadi ujian kesiapan Wisma Atlet Kemayoran yang akan menjadi penginapan atlet dan ofisial. “Test Event ini akan kami gunakan sebagai bahan evaluasi untuk melakukan berbagai perbaikan sehingga pada saat Asian Games 2018 dilaksanakan. Semuanya akan berjalan dengan baik,” ujar Direktur Perencanaan dan Pembangunan Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Kemayoran, Riski Renando, ak­hir pekan lalu. (Yan/R-2)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More