Ridwan Kamil-Uu Unggul Mutlak

Penulis: Bayu Anggoro Pada: Rabu, 14 Feb 2018, 09:19 WIB Pilkada
Ridwan Kamil-Uu Unggul Mutlak

Indo Barometer

PASANGAN Ridwan Kamil (Emil)-Uu Ruzhanul Ulum menang mutlak berdasarkan hasil survei terbaru Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018. Dari empat pasangan calon yang disurvei Indo Barometer pada 20-23 Januari, kandidat yang biasa disebut dengan Rindu itu dipilih 44,8% responden.

Setelah Rindu, diikuti Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (27,9%), Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan (1%), dan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (0,9%). Adapun responden yang belum menentukan pilihan sebanyak 25,4%.

Analis Indo Barometer Asep Saepudin mengatakan Emil-Uu unggul mutlak jika pemilihan Gubernur Jawa Barat dilakukan pada saat survei berlangsung.

"Saya bisa simpulkan, kalau kondisi normal dan tidak ada perubahan, Rindu unggul mutlak," tutur Asep seusai merilis hasil survei itu di Bandung, kemarin.

Asep menyebut hasil survei tersebut tidak mengejutkan karena elektabilitas Emil memang menunjukkan tren positif. Dari tiga survei yang telah dilakukan sebelumnya, tingkat keterpilihan Wali Kota Bandung itu terus meningkat. "Deddy Mizwar juga naik terus, tapi fluktuatif, ada ketika dia jatuh dan naik lagi."

Dia menambahkan, berdasarkan tingkat kesukaan pun, Emil berada paling atas karena disukai 89,3% responden, disusul Deddy Mizwar 79,9%, Dedi Mulyadi 79,9%, serta Uu Ruzhanul Ulum 70,7%. Adapun tingkat kesukaan terendah ialah Anton Charliyan dengan 29,8%.

Lebih lanjut Asep mengatakan dukungan partai politik kepada kandidat tidak berpengaruh signifikan terhadap raihan suara. Berdasarkan hasil survei, tidak ada perbedaan elektabilitas yang signifikan saat partai politik pengusung disebutkan atau tidak disebut.

Tidak adanya pengaruh itu, menurut Asep, membuktikan rendahnya ketertarikan masyarakat terhadap partai politik. "Ini jadi tugas besar untuk partai, meningkatkan citra di masyarakat," cetusnya.

Ketua Tim Pemenangan Pasangan Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan, Abdy Yuhana, mengaku tidak khawatir dengan masih rendahnya keterpilihan calon yang diusungnya. Menurut dia, pasangan Hasanah--demikian pasangan itu disebut--wajar memiliki keterpilihan yang rendah karena paling akhir diumumkan.

"Beda dengan yang lain, yang sudah sejak lama memperkenalkan diri ke masyarakat," ucap Abdy.

Meski begitu, Abdy optimistis saat pencoblosan nanti kandidatnya akan meraih kemenangan. Dengan struktur partai yang banyak, dia meyakini jagoannya itu akan meraih banyak dukungan masyarakat. Waktu empat bulan cukup bisa mewujudkan itu.

Menarik generasi muda

Tim Pemenangan Rindu, Syaiful Huda, mengatakan pihaknya akan terus berupaya meningkatkan elektabilitas. Salah satunya dengan menyasar generasi milenial yang merupakan pemilih pemula.

Huda optimistis Emil mampu menjadi daya tarik bagi generasi muda. "Kalau dilihat, hanya Kang Emil yang aktivitasnya cukup dekat dengan generasi milenial," katanya seraya menyebut jumlah generasi milenial di Jawa Barat mencapai 35% dari total daftar pemilih tetap 33 juta. (P-1)

#PILKADA

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More