Penetapan Calon di Tiga Daerah Molor

Penulis: Put/P-1 Pada: Rabu, 14 Feb 2018, 09:23 WIB Polkam dan HAM
Penetapan Calon di Tiga Daerah Molor

Komisioner KPU Ilham Saputra -- MI/MOHAMAD IRFAN

PENETAPAN calon kepala daerah dipastikan mundur di tiga daerah, yaitu Provinsi Papua Kabupaten Bone, dan Kabupaten Lebak. Menurut komisioner KPU RI Ilham Saputra, hal itu karena alasan administrasi, yakni verifikasi kembali berkas kelengkapan kepesertaan para calon.

Seperti di Papua, Majelis Rakyat Papua (MRP) harus memverifikasi keaslian calon gubernur dan wakil gubernur. Pasalnya, persyaratan menjadi kepala daerah di provinsi tersebut salah satunya ialah asli orang Papua.

"Yang pasti mundur itu Papua, Lebak, dan Bone. Masih tunggu hasil verifikasi di Papua. Kemarin ternyata DPRP baru sampaikan dokumennya ke MPRP," kata Ilham ketika dihubungi Media Indonesia, kemarin.

Ilham menyebut untuk penelitian tersebut hingga waktu penetapan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, MPRP dan KPU daerah diberi waktu tujuh hari.

Penetapan di Kabupaten Lebak dan Bone harus mundur karena putusan Bawaslu kabupaten yang menetapkan harus ada verifikasi ulang terhadap calon perseorangan. Meski begitu, proses itu tidak akan selama di Papua.

Ilham menyebut selain ketiga daerah itu, ada dua daerah lain yang harus membuka kembali pendaftaran calon kepala daerah. "Untuk Kabupaten Deli Serdang dan Kapuas dibuka kembali pendaftarannya karena kemarin hanya ada satu calon," kata Ilham.

Pascapenetapan pasangan calon kepala dae-rah, didapati ada 10 daerah yang memiliki calon tunggal, yaitu Kota Prabumulih, Kabupaten Padang Lawas Utara, Kabupaten Tapin, Kabupaten Mamasa, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kabupaten Jayawijaya, Kota Pasuruan, Kabupaten Minahasa Tenggara, dan Kabupaten Enrekang.

Saat ditemui terpisah, Ketua Bawaslu RI Abhan memastikan mundurnya penetapan paslon di sejumlah daerah tidak mengganggu jadwal tahapan pilkada. "Pemungutan suara masih cukup lama. Jadi masih cukup waktu."

Bawaslu juga sudah siap menangani gugatan sengketa penetapan peserta pilkada tahun ini. Abhan mencontohkan JR Saragih yang sudah menyatakan akan mengajukan gugatan setelah dicoret KPU dari penetapan calon Gubenur-Wakil Gubernur Sumatra Utara.(Put/P-1)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More