Baru Saja Ditetapkan Cabup, Bupati Subang Kena OTT

Penulis: MICOM Pada: Rabu, 14 Feb 2018, 09:30 WIB Polkam dan HAM
Baru Saja Ditetapkan Cabup, Bupati Subang Kena OTT

Metro TV

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali lakukan operasi tangkap tangan (OTT) di rumah dinas Bupati Subang, Jawa Barat dan mengamankan enam orang, satu diantaranya diduga Bupati Subang Imas Aryumningsih pada Rabu (13/2) dini hari.

Bupati Subang Imas Aryumningsih yang saat ini juga maju sebagai inkumben pada Pilkada 2018 ini ditangkap saat bertemu dengan seorang dari pihak swasta berinisial MF dan 3 lainnya merupakan orang dekat Imas , sekitar pukul 24.00 WIB tadi malam.

Imas ditangkap tidak berselang lama ditetapkan sebagai calon bupati Subang berpasangan dengan Sutarno.

Saat OTT, penyidik KPK langsung menggeladang Imas Aryumningsih serta ajudannya Chandra Agung Setiabudi (CAS), sekretaris pribadi Imas yakni Indah dan seorang supir bernama Koko menuju kantor KPK di Kuningan Jakarta Selatan.

Begitu tiba di kantor KPK, tampak sejumlah orang yang baru terjaring OTT itu dibawa menaiki tangga ke lantai 2 ruang pemeriksaan penyidik. Tidak berapa lama sejumlah pegawai KPK satu persatu berdatangan.

Selang dua jam kemudian tim penyidik lain mengendarai minibus berwarna hitam kembali membawa seseorang yang juga terkena OTT. Diketahui pria tersebut Miftahuddin (MF) yang diduga sebagai pihak pemberi suap.

Sekitar pukul 02.15 WIB tampak tim dokter dari Rumah Sakit Abdi Waluyo, Menteng Jakpus tiba di Gedung KPK dengan membawa sejumlah peralatan medis dan obat-obatan.

Seusai masuk gedung KPK sekitar satu jam, tim dokter tampak bergegas keluar menuju mobil yang sudah menunggunya. Saat ditanya oleh awak Metro TV, terkait kabar bahwa bupati Imas sedang menderita sakit, dokter rekanan KPK ini menolak berkomentar dan bergegas masuk ke mobil dan langsung meninggalkan area gedung KPK.

Peristiwa beberapa OTT yang kerap dilakukan KPK seakan tak memunculkan rasa jera oleh pemimpin daerah terhadap aksi kotor mereka yang berdampak hukuman penjara.

Belum genap penyidik KPK menangkap Bupati Ngada NTT Marianus Sae dalam sebuah OTT pada Minggu (10/2) kini KPK kembali menangkap kepala daerah Subang dalam kasus serupa, suap.

Hingga pagi ini Imas dan keempat orang terduga lainnya masih menjalani pemeriksaan intensif dalam 1 kali 24 jam untuk menentukan status mereka apakah menjadi tersangka atau hanya sebagai saksi.

Untuk diketahui, Imas Aryumningsih yang menjabat Bupati Subang sejak 8 Juni 2017 menggantikan Ojang Suhandi yang terjerat kasus korupsi di KPK dan telah divonis 8 tahun penjara.

Imas Aryumningsih yang merupakan Ketua DPD Golkar Subang ini diketahui telah ditetapkan sebagai calon bupati Subang priode 2018-2023 berpasangan dengan Sutarno yang berlatarbelakang pejabat TNI-AU. Pasangan Imas-Sutarno diusung koalisi partai Golkar dan PKB.

Imas Aryumningsih, kelahiran Subang 19 Agustus 1951 ini mengawali kariernya menjadi pengusaha beras, menjadi kontraktor bangunan dan pada 2008 mulai terjun ke dunia politik dengan terjun di Pilkada Subang bersama Primus Yustisio namun kalah.

Kemudian pada 2013 kembali mencoba peruntungannya dalam pilkada dan kali ini Imas menjadi wakil bupati berpasangan dengan Ojang Sohandi.

Di tengah jalan Ojang Sohandi ditangkap KPK dalam sebuah OTT hingga Ojang divonis 8 tahun penjara. Hal ini membuat Imas naik tahta dan dilantik sebagai Bupati Subang pada 8 juni 2017. Dan nasib Ojang bisa saja serupa Ojang di kemudian hari.(MTVN/OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More