Ketua Bawaslu: 40 Bakal Paslon tidak Lolos Berpotensi Sengketa

Penulis: Tosiani Pada: Rabu, 14 Feb 2018, 18:45 WIB Pilkada
Ketua Bawaslu: 40 Bakal Paslon tidak Lolos Berpotensi Sengketa

Ilustrasi

SEDIKITNYA 40 bakal pasangan calon gubernur-wakil gubernur, bupati-wakil bupati, wali kota-wakil walikota yang tidak lolos atau dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) menjadi peserta Pilkada 2018 ini berpotensi sengketa. Sejumlah daerah yang berpotensi sengketa pilkada itu di antaranya, Kapuas, Sumatra Utara, dan Maluku Utara.

Demikian dinyatakan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia, Abhan Misbah usai apel pengawas Pilkada di Taman Lumbini, Kompleks Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Rabu (14/2).

"Usai penetapan pasangan calon, memang ada yang berpotensi menyampaikan gugatan. Mereka adalah bakal calon pasangan yang dinyatakan TMS," ujar dia.

Disebutkan, dari 569 bakal pasangan calon dalam hitungan Bawaslu, ada sekitar 40an bakal pasangan calon yang dinyatakan tidak lolos atau tidak memenuhi syarat. Kondisi ini, katanya, amat berpotensi untuk sengketa ke Panwas Pemilu, baik di kabupaten maupun di Bawaslu provinsi.

Dikatakan, bakal pasangan calon yang tidak lolos dan merasa tidak terima, memang bisa melakukan upaya hukum dengan mengajukan sengketa sesuai dengan tingkatannya dalam waktu tiga hari setelah ditetapkan. Untuk bakal paslon bupati-wakil bupati atau wali kota-wakil wali kota ke Panwas kabupaten/kota. Untuk bakal paslon gubernur-wakil gubernur ke Bawaslu provinsi.

"Kami tunggu sampai Kamis (15/2). Kalau sampai hari ini belum ada yang mengajukan sengketa, seperti di Medan juga belum masuk, tidak tahu kalau besuk, kami tunggu dan masih ada waktu," katanya.

Ia menjelaskan, jika sengketa telah diregistrasi, Bawaslu memiliki waktu 12 hari untuk menyelesaikan dengan putusan. Namun apabila sengketa menjurus ke konflik, aparat keamanan harus mengantisipasinya.

"Sampai hari ini alhamdulillah di wilayah yang dinyatakan TMS masih kondusif," pungkasnya. (OL-6)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More