Rawan Dipersekusi, Polres Bogor Amankan Orang Gila

Penulis: Dede Susianti Pada: Rabu, 14 Feb 2018, 19:28 WIB Megapolitan
Rawan Dipersekusi, Polres Bogor Amankan Orang Gila

Ilustrasi/MI

PERSEKUSI yang dilakukan terhadap orang yang mengalami gangguan jiwa dan menjadi viral, membuat Kepolisian Resor Bogor bertindak.

Dengan sigap polisi mencari pengunggah dan video persekusi yang viral di media sosial (medsos) Facebook. Kurang dari 12 jam, ada enam orang yang ditangkap dan diamankan ke Mapolres Bogor.

Beberpa hari lalu, warga net sempat dihebohkan dengan viral tayangan atau video persekusi terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kampung Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Aksi main hakim sendiri itu terjadi pada Sabtu (10/2). Korban dituduh sebagai penganut paham ideologi komunis (PKI). Akibatnya hal tersebut menimbulkan keresahan di masyarakat.

Hasil pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, bahwa cap organisasi terlarang itu disampaikan tanpa berdasar yang berujung pada aksi kekerasan. Orang yang melakukan hasutan memvideokan dan menyebarkan lagi ke grup WA (WhatsApp) dan terus disebarkan oleh anggota grup dengan mengunggah ke medsos. Isinya menyebutkan tentang organisasi terlarang.

Untuk tindak lanjut kasus dan penyebar berita bohong (hoaks) itu, pihak Polres Bogor, akan melibatkan atau memeriksa saksi ahli hukum pidana dan saksi ahli ITE dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Polres Bogor juga akan memeriksa tiga orang dari salah satu ormas keagamaan. Berdasarkan hasil penyelidikan, ketiga orang itu ternyata sempat ke TKP (tempat kejadian perkara). Ketiganya juga ikut melakukan aksi kekerasan, setelah diajak oleh salah satu pelaku penyebar video tersebut.

"Tiga oknum anggota ormas tersebut hadir di lokasi kejadian, karena panggilan pelaku penghasutan, pembuat video dan penyebar hoaks. Penghasut dan penyebar itu juga merupakan salah satu anggota ormas yang sama," ungkap Kapolres Bogor AKB Andi Mohammad Dicky Pastika Gading.

Sementara untuk korban persekusi saat ini sedang dalam observasi kejiwaan dan diberikan perawatan kesehatan, serta visum di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta. (OL-4)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More