Kemacetan di Jalan Thamrin Naik 35%

Penulis: Akmal Fauzi Pada: Rabu, 14 Feb 2018, 20:26 WIB Megapolitan
Kemacetan di Jalan Thamrin Naik 35%

Dok. MI/Atet Dwi Pramadia

KEBIJAKAN Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang kembali mengizinkan sepeda motor melintasi di Jalan MH Thamrin dan Jalan Medan Merdeka Barat, justru memicu kemacetan.

Pemisahan jalur khusus bagi sepeda motor dengan kendaraan roda empat tidak berpengaruh banyak.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra menjelaskan, data yang didapat dari Dinas Perhubungan DKI kemacetan di jalur itu meningkat 35%. Penindakan terhadap sepeda motor pun terbilang banyak di sana. Sejumlah pengendara masih ada yang tidak menggunakan jalur khusus sepeda motor

"Ada 812 motor kita tilang, 583 SIM dan 229 STNK disita. Jadi kita tertibkan terus," ungkap Halim.

Berdasarkan pantauan, kepadatan terjadi salah satunya di depan Sarinah. Beberapa kendaraan sepeda motor ada yang menyalip dan keluar jalur. Hal itu menyebabkan kendaraan yang di belakangnya memperlambat kecepatan kendaraannya.

Untuk kondusivitas penggunaan jalan di kawasan tersebut, polisi akan terus melakukan sosialisasi terkait jalur khusus sepeda motor serta dalam rangka mengurai kemacetan

Kebijakan mengizinkan sepeda motor melintasi kawasan Thamrin juga dinilai dapat menghambat beroperasinya sistem Electronic Road Pricing (ERP). Sistem jalan berbayar di ruas protokol itu rencananya akan diterapkan di sejumlah jalan utama termasuk di kawasan Sudirman-Thamrin.

"Iya (dapat menghambat) karena dia (sepeda motor) menambah kepadatan dan rentan terjadi terhadap kecelakaan sepeda motor," ujar Halim lagi. (OL-4)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More