Pengacara Trump Bayar Bintang Porno Untuk Tutupi Skandal?

Penulis: Haufan Hasyim Salengke Pada: Rabu, 14 Feb 2018, 19:38 WIB Internasional
Pengacara Trump Bayar Bintang Porno Untuk Tutupi Skandal?

AFP/MARK WILSON

PENGACARA pribadi Presiden AS Donald Trump membuat pernyataan mengejutkan terkait dengan bosnya itu. Dia mengatakan kepada New York Times, Selasa (14/2) bahwa dia membayar US$130.000 dari uang pribadinya kepada seorang bintang porno yang pernah mengatakan dia berselingkuh dengan Trump.

Pengacara Trump, Michael Cohen, mengatakan dia tidak diberi uang pengganti untuk pembayaran yang ia keluarkan kepada aktris tersebut, yang nama aslinya adalah Stephanie Clifford, New York Times melaporkan.

Cohen mengatakan kepada surat kabar itu bahwa pembayaran tersebut sah namun menolak memberikan rincian seperti mengapa dia melakukannya atau apakah Trump mengetahui pembayaran pada saat itu.

"Baik Trump Organization maupun kampanye Trump merupakan pihak dalam transaksi dengan Ms Clifford, dan tidak mengganti uang saya untuk pembayaran itu, baik secara langsung maupun tidak langsung," kata Cohen, seperti dikutip New York Times.

"Pembayaran kepada Ms. Clifford sesuai hukum, dan bukan merupakan kontribusi kampanye atau pengeluaran kampanye oleh siapapun," kilah Cohen.

Laporan media Amerika Serikat mengatakan pembayaran dilakukan satu bulan sebelum pemilihan presiden AS pada November 2016 untuk membuat penghubung tetap bungkam.

Trump adalah warga negara biasa saat kasus seksual 2006 dengan Clifford yang diduga terjadi setelah pertemuan mereka di lapangan golf.

Trump pun sudah menikah pada saat itu dan istrinya Melania telah melahirkan anak mereka yang masih berumur empat bulan.

Pembayaran tersebut pertama kali dilaporkan bulan lalu oleh Wall Street Journal. Pernyataan Cohen kepada New York Times menandai pertama kalinya dia mengakui peran dalam apa yang dia sebut sebagai ‘transaksi pribadi’. (AFP/OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More