Dishub DKI Akui Peningkatan Jumlah Kendaraan di Jalan Thamrin

Penulis: Nicky Aulia Widadio Pada: Rabu, 14 Feb 2018, 20:57 WIB Megapolitan
Dishub DKI Akui Peningkatan Jumlah Kendaraan di Jalan Thamrin

MI/Ramdani

WAKIL Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko membenarkan adanya penambahan jumlah kendaraan yang melintas di Jalan MH Thamrin dan Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat sejak aturan pembatasan sepeda motor dicabut.

Namun, penambahan itu diklaim tidak serta merta menimbulkan kemacetan parah.

"Betul memang ada peningkatan intensitas karena ada penambahan jumlah pengguna di ruas jalan tersebut. Tetapi kalau misalnya kemacetan yang diakibatkannya, tidak sebagaimana yang diilustrasikan. Artinya ya sejauh ini, relatif masih bukan kemacetan parah," kilah Sigit di Balaikota, Jakarta, Rabu (14/2).

Sejak pencabutan pembatasan sepeda motor, Dinas Perhubungan DKI kemudian membuat jalur khusus motor di sisi kiri ruas jalan protokol itu. Sejak berlaku pada 5 Februari hingga 13 Februari, tercatat ada 800 kendaraan roda dua yang ditilang karena melaju di luar jalur.

Sementara sebelum teknologi electronic road pricing (ERP) dilaksanakan, Dishub DKI meminta masyarakat untuk patuh dan konsisten mengikuti jalur yang diatur.

"Ada peningkatan volume lalu lintas di situ sudah pasti. Tapi kita sekarang strateginya mengedukasi masyarakat agar konsisten jalur," tambah Sigit.

Sebelumnya Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Halim Pagarra mengusulkan agar di Jalan MH Thamrin dan Medan Merdeka Barat diterapkan sistem ganjil genap bagi roda dua.

Namun, Sigit menilai opsi ganjil genap pun sebetulnya hanya merupakan kebijakan transisi sebelum ERP diterapkan. ERP diperkirakan bisa diterapkan pada Oktober 2018.

"Jadi kalau efektif atau tidak ya sama seperti ganjil genap roda empat yang berlaku saat ini. Penegakan hukum dengan tilang sudah ada 800 lebih kendaraan karena mengokupansi jalur yang tidak digunakan sesuai peruntukannya. Kalau ganjil genap kita sedang koordinasikan dengan Dirlantas," ungkapnya.

Asisten Pembangunan DKI Jakarta Gamal Sinurat menuturkan jalur khusus roda dua nantinya akan diperpanjang hingga Jalan Sudirman. Rencana ini juga tertuang dalam desain penataan trotoar Sudirman-Thamrin, yang akan mulai disosialisasikan pada Rabu (21/2) mendatang.

Sosialisasi akan dilakukan pada warga sekitar, pengelola gedung, pemilik gedung, lalu asosiasi dan komunitas masyarakat lain. (OL-4)

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More