Pesisir Selatan Miliki Lima Pulau Kawasan Konservasi

Penulis: Yose Hendra Pada: Kamis, 17 Mei 2018, 15:50 WIB Nusantara
Pesisir Selatan Miliki Lima Pulau Kawasan Konservasi

ANTARA FOTO/ Budi Candra Setya

KABUPATEN Pesisir Selatan menjadikan lima pulau sebagai kawasan  konservasi. Pemeribta setempat menyadari sektor kebaharian yang dimiliki bisa memberikan konstribusi ekonomi yang besar kepada masyarakat.

Bupati Pesisir Selatan  Hendrajoni mengatakan untuk melestarikan alam bahari sebagai  mana potensi besar yang dimiliki itu,  membutuhkan keseriusan dari  seluruh masyarakat.

"Untuk memberikan jaminan kepada masyarakat agar sektor kebaharian  benar-benar bisa dijadikan sebagai andalan ekonomi. Maka daerah ini  melalui aparat terkait akan terus  berupaya meningkatkan pengawasan.  Terutama sekali  terhadap praktek-praktek yang dapat merusak ekosistem  laut," katanya, Kamis (17/5).

Disampaikanya bahwa pengawasan yang dilakukan itu diantaranya, pencurian ikan dengan menggunakan bom dan racun, pencemaran,  sedimentasi,  penambangan, dan pembangunan kontruksi pantai dan lainnya.

"Upaya itu perlu dilakukan, sebab bila ekosistem laut rusak, akan  berimplikasi terhadap penurunan kualitas lingkungan untuk sumberdaya  ikan. Termasuk juga erosi pantai yang bisa memicu terjadinya kerusakan  pada tempat pemijahan dan daerah asuhan ikan, berkurangnya populasi benur, nener dan produktivitas tangkap udang," jelasnya.

Dia menambahkan bahwa untuk mereduksi tingkat kerusakan ekosistem laut  seperti terumbu karang dan penyu, maka beberapa pulau di daerah itu telah ditetapkan pula sebagai Kawasan Konservasi Laut Daerah (KKLD).

Kelima pulau itu yakni Pulau  Penyu, Karabak Ketek, Karabak Gadang, Aur Besar, dan  Pulau Aur Kecil.

Ditambahkanya bahwa di beberapa pulau itu, telah dibangun pula sarana  dan prasarana pendukung kegiatan konservasi, dan untuk tempat  penangkaran penyu, pos jaga dan dermaga.

"Kegiatan penangkaran penyu bertujuan agar setelah tukik menjadi dewasa  dapat dilepas kembali ke parairan umum atau laut. Sedangkan kegiatan transplantasi terumbu karang telah dilakukan pula di sejumlah pulau  seperti Aur Besar dan Aur Kecil," sebutnya.

Agar apa yang menjadi harapan masyarakat itu benar-benar tercapai,  sehingga dia berharap kepada seluruh elemen yang ada supaya sama-sama  menjaga kelestarianya.

"Harapan itu saya sampaikan, sebab potensi besar sektor  kebaharian yang  dimiliki Pessel, juga dapat dikembangkan sebagai kawasan wisata serta  budidaya perikanan," tutupnya. (A-5) 

 

Berita Terkini

Read More

Kolom Pakar

Read More

Poling

Setujukah Anda aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas terorisme di Indonesia?





Berita Populer

Read More