Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Nelayan Berharap Harga BBM Turun Kembali

Kristiadi
07/4/2015 00:00
Nelayan Berharap Harga BBM Turun Kembali
(Antara/Oky Lukmansyah)
RATUSAN nelayan di pantai selatan Pamayangsari, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya mengeluhkan harga bahan bakar minyak (BBM) naik.  Kini untuk modal berlayar dan harga barang tangkapan ikan mengalami kenaikan.

Dedi, 39 tahun nelayan di pantai Pamayangsari mengatakan nelayan tradisional tiap hari menggunakan bensin untuk bahan bakar perahu yang kini harganya mengalami kenaikan. Bahkan nelayan kecil mengalami kesulitan untuk melaut karena tidak ada modal besar.

"Harapan nelayan kecil yang selama ini melaut mengharapkan keingin harga premium murah." kata Dede, Selasa (7/4/2014).

Dedi mengungkapkan, pemakaian premium bagi nelayan tidak bisa pergi ke tengah laut. Karena pendapatan berada ditengah laut tidak mendapat banyak ikan.

"Kebutuhan bensin dalam sekali bisa mencapai 15 liter sampai 20 liter dan menghabiskan ratusan ribu lebih. Buat bensin saja sudah seratus ribu lebih. Belum juga buat makan, rokok dan bagi hasil," ujarnya.

Menurutnya, hasil tangkapan ikan para nelayan tradisional tidak dapat diprediksi dan seringkali nelayan mengalami kerugian ditambah dengan peralatan seadanya. Meski pergi melaut dari jam 2.00 hingga siang terkadang belum mendapatkan ikan banyak. "Nelayan kecil sering kali hanya dapat sedikit ikan dan mengalami kerugian," katanya.

Selain itu, dikatakan Yanto, 45, mengaku banyak nelayan kecil seringkali menjual barang rumah dengan cara menjual Televisi, piring dan sendok. "Kenaikan harga BBM ini semakin mengalami kesulitan, akan tetapi saat musim paceklik sulit mendapatkan ikan hingga mengalami kerugian cukup besar," ujarnya.

Kini harga bensin Premium naik menjadi Rp7.400 per liter dari Rp6.800. Sementara harga Solar Rp6.900 per liter dari Rp6.400. Kini nelayan tradisional harus mengeluarkan uang lebih besar untuk modal melaut. (OL-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya