Video

Animal Defenders Indonesia, Merawat dengan Hati

GUK...guk...gukkk....!!! Baru saja ingin melihat ke teras rumah melalui pagar setinggi 1,5 meter, langkah kaki langsung terhenti, kaget !

Gonggongan puluhan ekor anjing beragam jenis menyambut Media saat Jemmy, pengurus Animal Defenders Indonesia (ADI) mengajak masuk ke dalam teras rumah yang dibuat menjadi shelter (tempat penampungan). Tanpa komando, anjing-anjing yang 'bebas' berkeliaran tersebut langsung mendekat, mengerubungi serta mengendus bagian tubuh Media seolah ingin mengajak berkenalan.

Sempat terlintas kengerian saat berada di tengah-tengah puluhan anjing kampung bersama anjing peranakan jenis Labrador, Alaskan, Siberian Husky, Pitbull bahkan Great Dane yang bertubuh besar menggonggong berbarengan, seolah saling bersahutan satu sama lain.

Selain karena hidup terlantar ataupun menjadi korban penganiayaan dan tabrak lari di jalanan, sebagian dari hewan-hewan tersebut sengaja dititipkan pemiliknya di shelter yang berlokasi di kawasan Karang Tengah, Ciledug, Tangerang itu.

''Saat ini ada 143 ekor anjing dan 24 ekor kucing. Kalau ada yang bersedia mengadopsi hewan-hewan tersebut, silahkan. Gratis, tidak dipungut biaya sama sekali'', tambah Jemmy.

Animal Defenders Indonesia (ADI) adalah organisasi yang berdiri pada 2011, yang terkoneksi dengan banyak relawan lain yang memiliki visi misi yang sama, tidak hanya menyelamatkan hewan-hewan peliharaan yang terlantar, tapi juga merehabilitasi kondisi fisik dan mental dari hewan-hewan tersebut.

''Kebiasaan para pemilik hewan peliharaan adalah menitipkan anjing atau kucing mereka ke shelter, setelah hewan-hewan tersebut sudah dianggap tidak lucu lagi ataupun sedang sakit'', jelas Doni, pendiri ADI.

Sebelum menutup pembicaraan, Doni memberikan tips untuk merawat hewan peliharaan.

''Perlakukan mereka (hewan peliharaan) seperti anggota keluarga. Berikan perhatian secara tulus, maka pemilik tidak akan merasa berat dalam memeliharanya'', jelas Doni. (Muhammad Zen)