Video

Perlu Ekosistem untuk Memajukan Brand Lokal

UNTUK mengatasi ketertinggalan dari negara-negara lain, pengusaha Indonesia harus bisa melakukan branding dengan cara yang tepat sehingga produk yang dijual tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga berkesinambungan.

Berangkat dari visi itu, Arto Soebiantoro, praktisi yang telah berkecimpung dalam dunia branding selama hampir 20 tahun, menciptakan Brand Adventure, sebuah program yang akan menampilkan puluhan merek dari para pelaku usaha lokal dengan bisnis usaha masing-masing.

Arto berharap program yang ia jalankan bersama tim Gambaranbrand dapat mengangkat brand-brand lokal dari berbagai sektor usaha, dan memperkenalkan kepada seluruh masyarakat sehingga akhirnya dapat tumbuh dan bersaing dengan brand-brand asing.

"Ini memang bukan hal mudah. Branding itu proses strategi tingkat tinggi, tetapi sayangnya tidak diajarkan di Indonesia. Untuk menjadi brand besar dan mencapai usaha berkesinambungan tidak bisa diraih secara instan. Luis Vitton, contohnya, mereka sudah mulai sejak 1850," ujar Arto, saat merilis prog-ram Brand Adventure di Jakarta, kemarin.

CEO Tokopedia William Tanuwijaya yang hadir dalam peluncuran itu mengatakan harus ada upaya berkelanjutan setelah merek-merek yang ditampilkan ini dikenal masyarakat.

"Seperti masalah pendanaan, karena kalau sudah masuk ke produksi yang besar, pasti akan butuh modal yang besar juga," ujarnya.

Karena itu, kata dia, dibutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak untuk membentuk sebuah ekosistem yang dapat memajukan brand-brand lokal.

Managing Director Distribution & Network Bank Tabung-an Negara (BTN) Budi Satria mengatakan siap membantu dari segi pendanan terhadap brand-brand lokal.

"Seperti yang lainnya, kami juga ingin mengembangkan ekosistem digital dan kami merasa Brand Adventure ini sejalan dengan misi kami karena nantinya brand-brand lokal itu bisa memasarkan produk-produk BTN juga," tandasnya.

Brand Adventure akan ditayangkan perdana pada 5 November 2017 melalui kanal Youtube dan selanjutnya muncul setiap Rabu pukul 21.00 selama 17 episode.