Video

Ananda Sukarlan Memihak Jakarta dan Difabel

PIANIS Ananda Sukarlan yang akhir-akhir ini lebih senang disebut dengan atribut piahok akan memperdanakan karyanya berjudul No More Moonlight Over Jakarta April nanti di Korea. Karya tersebut ditulis Ananda atas permintaan 32 Bright Clouds, organisasi yang dibuat di Amerika untuk merayakan 250 tahunnya komposer Ludwig van Beethoven. Dia pun mendedikasikan sebuah karya untuk untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Karya itu akan diperdanakan Senin, 5 Maret 2018 bersamaan dengan karya-karya Ananda lain yang mencerminkan keberagaman. Judul konser ini ialah Differences Unite atau Menyatukan perbedaan. Dalam programnya antara lain ada Rapsodia Nusantara No 15 yang ditulis untuk tangan kiri saja, untuk pianis difabel yang hanya memiliki 1 tangan. Juga ada Rapsodia yang lain, menggambarkan keberagaman budaya Indonesia.

Selain pertunjukan, akan ada pameran lukisan yang digelar di ballroom Hotel JS Luwansa Kuningan, Jakarta. Uniknya, lukisan-lukisan tersebut dibuat para pelukis dengan disabilitas mental dari Yayasan Art Brut Indonesia. Ananda merupakan salah satu pendirinya, juga sebagai penderita sindrom asperger yang merupakan spektrum autisme. (Retno Hemawati/H-3)