TELKOMSEL OH TELKOMSEL
Belum selesai masalah saya mengenai kasus unreg paket blackberry saya, sekarang saya dimunculkan lagi oleh masalah pembunuhan paket unlimited bulanan saya.
Pada 1 Februari 2012 saya menerima pemberitahuan kalau paket BB harian saya sudah dihentikan, senang sekali hati saya, kemudian 3 menit kemudian saya mengaktifkan paket Unlimited bulanan saya + jam 11.00-an, akan tetapi dengan begitu teganya TELKOMSEL pada jam + 17.00-an telah membunuh paket unlimited saya tanpa saya melakukan permintaan unreg, karena saya sedang ada masalah dan saya sedang berhubungan dengan keluarga saya, sayapun mengaktifkan paket harian saya dengan harapan paket bulanan saya bisa hidup kembali, tanpa menunggu lama kurang lebih 1 jam kemudian paket harian saya pun dibunuh secara sefihak oleh TELKOMSEL ( memang raja tega ).
Pada saat itu juga saya menelepon CS yang diterima sdr Ruky dan mencatat semua keluhan saya dan saya disuruh menunngu 3 x 24 jam.
Alih-alih menunggu 3x24 jam sayapun menelepon kembali dan diterima sdr SEIKO dan saya menanyakan perihal laporan saya (dengan terkejut ) saya menyimak kalau laporan saya ditulis sdr rudy bahwa paket itu saya hentikan (itu yg saya dengar ) kemudian saya meminta kembali kepada saudara CS seiko untuk diperjelas bahwa TELKOMSELah yang telah membunuh paket saya.
Alih-alih untuk menjawab saya sdr seiko mengatakan kalau data transaksi saya tidak ada yang mengatakan ada transaksi di tanggal itu, wew hebat banget yah TELKOMSEL INI, kalau tagihan kartu HALLO saja detail banget nulisnya, tapi kalau Kartu AS saya kok sampai bisa begitu,
Dengan mengantongi nomor ID laporan 2306036 saya berusaha untuk menunggu 3x24 jam lagi, semoga pihak Relkomsel tidak mengingkari janjinya melalui CS tadi...hahahaha tapi kayaknya pasrah ajalah.percuma juga...
Untuk itu kepada para pelanggan telepon selular hati-hati untuk menggunakan paket blackbery anda apalagi memakai profider TELKOMSEL.
CUKUP SAYA SAJA YANG PUSING DAN NGGONDOK.
|
Rabu, 08 Februari 2012 13:51 WIB
|
|
Rabu, 08 Februari 2012 13:43 WIB
|
|
Rabu, 08 Februari 2012 13:37 WIB
|
|
Rabu, 08 Februari 2012 13:36 WIB
|
|
Rabu, 08 Februari 2012 13:33 WIB
|
|
Rabu, 08 Februari 2012 13:29 WIB
|
|
Rabu, 08 Februari 2012 13:21 WIB
|
|
Rabu, 08 Februari 2012 13:14 WIB
|
|
Rabu, 08 Februari 2012 13:07 WIB
|
|
Rabu, 08 Februari 2012 13:00 WIB
|
|
Rabu, 08 Februari 2012 12:53 WIB
|
|
Rabu, 08 Februari 2012 12:46 WIB
|
Index Berita |
Saya pelanggan Indosat dengan no 08552222xxx. Sejak 6 Mei 2010 saya melaporkan/menginginkan tentang pengadaan layanan voice mail/notifikasi sms melalui galeri Indosat di Sarinah, Jakarta, dan pihak Indosat menyatakan bahwa laporan saya akan ditindaklanjuti kepada pihak terkait.
Setelah itu pihak Indosat pernah beberapa kali menghubungi saya hanya untuk mengatakan bahwa "laporan saya akan ditindaklanjuti lagi".
Setelah saya tunggu-tunggu dan tidak juga ada penyelesaian, hampir setiap 2 minggu sekali saya menelepon Indosat untuk membuat laporan baru mengenai "KELUHAN YANG SAMA" dan ternyata Indosat juga memiliki jawaban yang sama atas keluhan tersebut.
Lalu saya kembali mendatangi Galeri Indosat, kali ini di Mall Ambasador (kurang lebih 7x saya datangi) tetap dengan keluhan yang samaa dan jawaban yang sama dari pihak Indosat ("akan kami tindaklanjuti kepada pihak terkait").
Terakhir satu minggu yang lalu saya kembali mendatangi Galeri Indosat di Mall Ambasador untuk kembali menanyakan status laporan saya tersebut dan saya terkejut mengetahui dari Customer Service bahwa status laporan saya tersebut dinyatakan sudah selesai, sedang pada kenyataannya sampai detik saya menulis keluhan ini, layanan yang saya inginkan/laporkan belum juga terealisasikan.
Bagi saya sangat membingungkan mengapa keluhan tentang pengadaan voice mail/notifikasi sms begitu sulit dan memakan waktu sampai hampir 2 tahun seperti ini dan mengapa Indosat menyatakan bahwa status laporan/keluhan saya sudah selesai pada track record laporan saya, sedang pada kenyataannya masalah tersebut belum selesai.
Semoga Indosat dapat memperbaiki sistem pelayanannya kedepan agar tidak selalu mengecewakan pelanggan. Trimakasih