SUARA ANDA

KIRIMKAN SURAT ANDA DISINI !!
Indosat, Kapan Keluhan Saya Ditanggapi?

Saya pelanggan Indosat dengan no 08552222xxx. Sejak 6 Mei 2010 saya melaporkan/menginginkan tentang pengadaan layanan voice mail/notifikasi sms melalui galeri Indosat di Sarinah, Jakarta, dan pihak Indosat menyatakan bahwa laporan saya akan ditindaklanjuti kepada pihak terkait.

Setelah itu pihak Indosat pernah beberapa kali menghubungi saya hanya untuk mengatakan bahwa "laporan saya akan ditindaklanjuti lagi".

Setelah saya tunggu-tunggu dan tidak juga ada penyelesaian, hampir setiap 2 minggu sekali saya menelepon Indosat untuk membuat laporan baru mengenai "KELUHAN YANG SAMA" dan ternyata Indosat juga memiliki jawaban yang sama atas keluhan tersebut.

Lalu saya kembali mendatangi Galeri Indosat, kali ini di Mall Ambasador (kurang lebih 7x saya datangi) tetap dengan keluhan yang samaa dan jawaban yang sama dari pihak Indosat ("akan kami tindaklanjuti kepada pihak terkait").

Terakhir satu minggu yang lalu saya kembali mendatangi Galeri Indosat di Mall Ambasador untuk kembali menanyakan status laporan saya tersebut dan saya terkejut mengetahui dari Customer Service bahwa status laporan saya tersebut dinyatakan sudah selesai, sedang pada kenyataannya sampai detik saya menulis keluhan ini, layanan yang saya inginkan/laporkan belum juga terealisasikan.

Bagi saya sangat membingungkan mengapa keluhan tentang pengadaan voice mail/notifikasi sms begitu sulit dan memakan waktu sampai hampir 2 tahun seperti ini dan mengapa Indosat menyatakan bahwa status laporan/keluhan saya sudah selesai pada track record laporan saya, sedang pada kenyataannya masalah tersebut belum selesai.

Semoga Indosat dapat memperbaiki sistem pelayanannya kedepan agar tidak selalu mengecewakan pelanggan. Trimakasih
dikomentari oleh: Husin :: Wiraswasta :: jakarta - tanggal: Minggu, 05 Februari 2012 19:40 WIB
Penipuan Paket Promo BB Simpati

Saya sudah lelah menelepon CS Telkomsel mengenai keluhan saya terhadap paket promo BB Simpati Rp100 riub untuk tiga bulan yang tiba-tiba diputus tetapi tidak mendapatkan solusi atau respon yang sangat baik. Sudah 7 kali saya menelpon CS 116 dan 188, responnya adalah hanya bersabar dan harap menunggu.

Awalnya pada 29 Januari 2012 saya menerima SMS dari 333 yang memberitahukan paket BB saya akan berakhir, sedangkan menurut saya seharusnya belum berakhir karena saya sudah mengikuti paket promo yang Rp100 ribu untuk tiga bulan.

Kemudian saya langsung menelpon CS 166 menanyakan tentang sms tersebut, dan menurut beliau harap diabaikan saja dan laporan tersebut akan diproses agar tidak terjadi pemutusan paket BB tersebut dengan no. laporan 2181998.

Tetapi pada 31 Januari tiba-tiba saja paket BB saya diputus secara otomatis oleh pihak Telkomsel. Kemudian saya mengadukan kembali pada hari yang sama dan menurut CS tersebut harap bersabar dan akan diaktifkan dalam waktu 3X24 jam sejak tanggal laporan pertama yaitu 29 Januari.

Pada 1 Februari paket BB saya masih belum aktif kemudian saya tanyakan kembali mengenai laporan saya yang sudah 3X24 jam. Menurut CS tersebut, saya diharap bersabar dan menunggu 1X24 jam akan diaktifkan paket BB saya dan dibuatkan laporan dengan no. laporan 2238592.

Dan keesokan harinya pada 2 Februari BB saya masih belum aktif. Saya tanyakan lagi ke CS dan saya disuruh untuk bersabar 1X24 jam lagi dengan no. laporan 2263800.

Dan sampai 3 Februari paket BB saya masih belum diaktifkan, dan saya hubungi kembali CS Telkomsel dan responnya tetap sama yaitu, 'harap bersabar dan sedang di-'follow up' laporan tersebut harap menunggu 1X24 jam. Dan pada 4 Februari saya hubungi kembali responnya tetap sama yaitu harap bersabar dan menunggu 1X24 jam.

Pertanyaan saya, apakah begini cara Telkomsel meng-handle keluhan konsumennya hanya janji, janji, dan janji saja. Harus berapa hari lagi saya disuruh bersabar dan menunggu? Menurut saya ini adalah promo penipuan karena sampai detik ini saya menulis tidak ada satupun pihak dari Telkomsel yang menghubungi saya untuk menjelaskan kenapa paket saya di putus secara tiba-tiba.

Saya sudah sangat lelah karena setiap hari saya menghubungi CS telkomsel tetapi jawabannya tetap sama yaitu "Harap bersabar dan harap menunggu 1x24 jam lagi yah". Mohon pertanggungjawaban dari pihak Telkomsel.
dikomentari oleh: Maifrida Yustina :: Karyawati :: Jakarta Barat - tanggal: 04 Februari 2012 20:32 WIB

TELKOMSEL OH TELKOMSEL

Belum selesai masalah saya mengenai kasus unreg paket blackberry saya, sekarang saya dimunculkan lagi oleh masalah pembunuhan paket unlimited bulanan saya.

Pada 1 Februari 2012 saya menerima pemberitahuan kalau paket BB harian saya sudah dihentikan, senang sekali hati saya, kemudian 3 menit kemudian saya mengaktifkan paket Unlimited bulanan saya + jam 11.00-an, akan tetapi dengan begitu teganya TELKOMSEL pada jam + 17.00-an telah membunuh paket unlimited saya tanpa saya melakukan permintaan unreg, karena saya sedang ada masalah dan saya sedang berhubungan dengan keluarga saya, sayapun mengaktifkan paket harian saya dengan harapan paket bulanan saya bisa hidup kembali, tanpa menunggu lama kurang lebih 1 jam kemudian paket harian saya pun dibunuh secara sefihak oleh TELKOMSEL ( memang raja tega ).

Pada saat itu juga saya menelepon CS yang diterima sdr Ruky dan mencatat semua keluhan saya dan saya disuruh menunngu 3 x 24 jam.

Alih-alih menunggu 3x24 jam sayapun menelepon kembali dan diterima sdr SEIKO dan saya menanyakan perihal laporan saya (dengan terkejut ) saya menyimak kalau laporan saya ditulis sdr rudy bahwa paket itu saya hentikan (itu yg saya dengar ) kemudian saya meminta kembali kepada saudara CS seiko untuk diperjelas bahwa TELKOMSELah yang telah membunuh paket saya.

Alih-alih untuk menjawab saya sdr seiko mengatakan kalau data transaksi saya tidak ada yang mengatakan ada transaksi di tanggal itu, wew hebat banget yah TELKOMSEL INI, kalau tagihan kartu HALLO saja detail banget nulisnya, tapi kalau Kartu AS saya kok sampai bisa begitu,

Dengan mengantongi nomor ID laporan 2306036 saya berusaha untuk menunggu 3x24 jam lagi, semoga pihak Relkomsel tidak mengingkari janjinya melalui CS tadi...hahahaha tapi kayaknya pasrah ajalah.percuma juga...

Untuk itu kepada para pelanggan telepon selular hati-hati untuk menggunakan paket blackbery anda apalagi memakai profider TELKOMSEL.

CUKUP SAYA SAJA YANG PUSING DAN NGGONDOK.

dikomentari oleh: SINYO ALIANDO :: wiraswasta :: Jakarta,tangerang - tanggal: Jumat, 03 Februari 2012 16:08 WIB
Pelayanan PT KCJ masih Buruk

Tidak bosan-bosannya saya menulis surat untuk PT. KCJ, karena sampai saat ini, sama sekali belum ada kenaikan pelayanan yang berarti bagi kami pelanggan (bukan penumpang) KRL. Mumpung masih hangat, saya ingin berbagi pengalaman saya pada 1 Februari 2012 malam, yang harus terdampar kurang lebih satu setengah jam di Stasiun Jatinegara, Jakarta dan bahkan ada yang sudah menunggu dua jam.

Saya tiba di Jatinegara sekitar pukul 20.30 WIB untuk ke arah Bekasi. Saat itu kondisi stasiun penuh orang yang menunggu KRL karena ada antrian kereta di Stasiun Manggarai yang berefek ke Stasiun Jatinegara. Berdasarkan informasi, antrian ini terjadi karena ada KRL ekonomi yang mogok di Stasiun Cawang. Saat itu diumumkan posisi KRL Ekonomi menuju Bekasi masih tertahan di Stasiun Gondangdia dan KRL AC tertahan di Juanda.

Tidak lama kemudian masuk KRL dari arah Bekasi menuju Manggarai. Kami berharap setelah tiba di Manggarai, KRL itu akan kembali ke Bekasi. Akan tetap, lagi-lagi diumumkan KRL masih di Gondangdia tanpa ada konfirmasi kira-kira berapa lama lagi KRL akan datang, sehingga pelanggan tetap berharap KRL segera datang tanpa mencari alternatif lain.

Orang-orang yang sudah lebih lama menunggu dibanding saya, mulai marah dan mendatangi pengawas peron. Rata-rata pelanggan bertanya, mengapa KRL yang tadi berangkat menuju Manggarai tersebut tidak kembali ke Bekasi untuk mengangkut pelanggan yang terjebak dengan situasi ini. Jawabannya KRL sudah masuk Depo. Tidakkah PT. KCJ ada sedikit kepedulian untuk mementingkan pelanggan daripada ‘ogah rugi’ karena KRL yang sudah masuk depo harus keluar lagi? Mengapa selalu pelanggan yang dirugikan? Kami bukan hanya rugi waktu, tapi juga lelah fisik karena fasilitas Stasiun yang sangat tidak memadai untuk sekedar menunggu kereta.

Kami juga menyadari, petugas stasiun hanyalah ujung tombak yang menjalankan tugas dan bukan pemutus. Saat itu Kepala Stasiun sudah tidak ada, dan bapak-bapak yang stand by menurut kabar hanyalah petugas TU yang tidak dapat memberi solusi apapun, hanya menyuruh petugas outsourcing kesan kemari untuk mencari informasi.

Sudah saatnya PT. KAI dan PT. KCJ sebagai anak perusahaan mereformasi diri, menggunakan tenaga-tenaga profesional yang dapat memberi solusi, dan menghapuskan sistem dinasti yang ‘asalkan bapaknya pegawai PT.KAI, anaknya juga pegawai PT.KAI’. Banyak orang-orang cerdas dan pintar di negara ini yang dapat membuat transportasi massal yang mengutamakan pelayanan yang lebih nyaman, aman dan tepat waktu.

Masih banyak yang perlu dibenahi dan menjadi PR (Pekerjaan Rumah) seperti KRL yang mogok, telat, gangguan sinyal dan wessel, peron yang penuh pedagang, peron yang rendah sehingga penumpang harus lompat panjat, dan fasilitas stasiun yang seharusnya memadai. Belum lagi kami yang sudah membeli tiket KRL AC, ternyata di stasiun transit yang tersedia KRL Ekonomi, dan tidak ada pemberitahuan posisi KRL AC sehingga terpaksa menyambung rute dengan KRL Ekonomi.

Akhir kata, sampai kapan PT. KAI, PT. KCJ, dan semua pihak yang terkait dengan permasalahan KRL ini akan terketuk hatinya untuk memperhatikan pelanggan (sekali lagi : bukan penumpang)? Jangan hanya seperti saat ini yang mengutamakan pengurusan kartu COMMET tapi pelayanan masih saja sangat buruk, sehingga terkesan hanya untuk gaya-gayaan saja.

Terima Kasih.
dikomentari oleh: radlia safriani :: swasta :: jakarta timur - tanggal: Kamis, 02 Februari 2012 11:22 WIB
PT Telkom tidak Penuhi Janji

Saya adalah pelanggan layanan internet speedy, PT. TELKOM. Sejak Senin 30 Januari 2012, layanan internet speedy saya mati hingga surat ini dibuat.

Malam hari pada tanggal tersebut, segera saya menghubungi 147 untuk melaporkan terputusnya koneksi internet speedy agar dapat ditindaklanjuti. Penerima laporan saya bernama Bagus menjelaskan bahwa terjadi kerusakan pada perangkat Telkom dan dalam upaya perbaikan. Bagus juga mengatakan bahwa gangguan demikian ini paling lama hanya akan terjadi selama 3x24 Jam dan jika lebih maka pelanggan akan diberi kompensasi 2% dari tagihan. Akhir dari proses ini adalah petugas mencatat nomor telepon saya untuk mengabari jika ada langkah perbaikan yang dilakukan.

Sampai malam hari pada 1 Februari, 3x24 jam sebagaimana janji yang disampaikan, ternyata koneksi speedy masih juga mati. Kembali saya menghubungi 147 dan diterima oleh Maulana Mulyadi dan supervisior Sdr. Wowo. Pada hari ketiga ini saya baru diberitahu nomor registrasi keluhan saya S.0130.111.55 yang telah tercatat sejak 30 Januari. Kembali lagi, saya hanya memperoleh janji bahwa nomor telepon saya akan dihubungi oleh pihak teknisi PT. Telkom.

Sampai saat surat ini saya kirimkan ternyata tidak ada telepon dari teknisi PT. Telkom sebagaimana dijanjikan.

Hal ini benar-benar sangat mengecewakan saya sebagai pelanggan yang membutuhkan koneksi internet untuk keperluan kerja. Janji yang disampaikan oleh customer service 147 ternyata tidak lebih dari standar pedoman layanan customer services tanpa ada kemauan yang sungguh-sungguh untuk perbaikan layanan.

Parahnya, ketika saya meminta untuk diputus saja kontrak layanan speedy saya, hal ini pun masih dipersulit. Saya dipaksa harus datang ke plasa Telkom tempat dimana saya terdaftar. Sangat aneh jika dibandingkan dengan betapa mudahnya untuk mulai berlangganan speedy dengan hanya menelepon 147. Hal ini tidak ubahnya dengan layanan telepon premium yang menjebak pelanggan dengan mempermudah cara berlangganan namun mempersulit cara menghentikan layanan berlangganan.

Saya masih berharap PT. Telkom masih mau memperbaiki kualitas layanannya dan tidak mengabaikan keluhan pelanggan dengan cara menjanjikan hal-hal yang ternyata tidak dapat ditepati.
dikomentari oleh: Surya Ferdian :: Karyawan :: DKI JAKARTA - tanggal: Kamis, 02 Februari 2012 08:58 WIB
Saya pelangan Indosat dengan no 0857 6600 8887 yang memanfaatkan fitur layanan lacak teman dengan biaya Rp1.100 untuk sekali penerimaan sms terhadap nomor yang dilacak.

Pada 19 Jan 2012 saya coba mengunakan layanan ini, tapi data lacak diberikan tidak sesuai dengan keberadaan nomor yang dilacak dimana indosat mengirimi saya sms terhadap no saya lacak (0856 9544 5000) sedang berada di Ciomas, Banten. Karena saya tidak yakin dengan sms-nya maka saya langsung telepon no tersebut, dan mengatakan berada di Setiabudi (Perbanas, JakSel).

untuk lebih memastikan lagi maka saya langsung datang ke Perbanas, ternyata benar orang (no yg saya minta lacak) sedang berada di Perbanas. Saat itu juga saya langsung telepon CC Indosat dan dijanjikan akan menelusuri data-datanya. Dan karena tidak ditelpon lagi sesuai janji Indosat, maka karena penasaran, saya coba lagi pada 28 Januari. Lagi-lagi saya sangat kecewa dengan balasan Indosat bahwa nomor tersebut berada di Indonesia. Saya pikir buat apa saya mengunakan fitur sedangkan saya diberikan kebohongan. Saya merasa ditipu dan dibodohi disini dan ditambah dengan pemotongan pulsa atas fitur tersebut.

Keluhan kedua saya sms yg tidak terkirim (pulsa dipotong) balasan Indosata Expired.

Yang ketiga, saya telepon ke costumer service harus bayar, tetapi baru 3 detik tiba-tiba terputus (ini juga bayar) dan telepon lagi. Coba kalau saja tiap satu menit ada konsumen Indosat yang nelpon keluhan ke CC dikali 24 Jam ( 60 X 24 X Rp400 = Rp576.000) ini kalau satu konsumen saja.

Pada 1 Februari saya juga mengeluhkan layanan Blackberry yang tidak bisa saya gunakan dan semua jawaban yang diberikan oleh CC (KIKI) sangat tidak profesional, dan ngotot bahwa semua layanan Indosat sudah benar dan kesalahan ada pada konsumen. Saat itu saya minta penjelasan mengapa tiba-tiba telepon saya terputus, dan costumer servise mengatakan suara saya terdengar terputus-putus dan sambungan telepon putus (apakah disini CS mengatakan bahwa memang jaringan Indosat jelek atau trik buat memutuskan telepon buat keluhan saya).

Indosat sangat menyedihkan disaat semua operator lainnya meningkatkan pelayanan. Indosat Profesionallah. Ganti Costumer Service di Call center yang tidak profesional.
dikomentari oleh: Alex Boyke :: Swasta :: Jakarta Selatan - tanggal: Rabu, 01 Februari 2012 23:09 WIB
Penipuan Penjualan HP Online

Saya menerima SMS dari HP No. 6282126211656 yang berisi PROMO BIG SALE berbagai macam merk HP dan untuk lebih jelas sms tersebut memberikan Website sbb: www.rhizky handphone.co.cc.

Karena tertarik akhirnya saya membuka website tersebut dan menemukan RHIZKY HANDPHONE, sebagai PUSAT PERBELANJAAN ONLINE yang mana SURAT IJIN TEMPAT USAHA (SITU) diterbitkan oleh PEMERINTAH PROPINSI BATAM DINAS PELAYANAN IJIN TERPADU, Dengan Nomor : 50319192547.257/2008 tanggal 29 Agustus 2008 memberikan Ijin usaha kepada : RHIZKY HANDPHONE, Alamat : JL. Teuku Umar ,Komp.Nagoya Hill Blok A No.14 Nagoya Batam 29432, Bidang Usaha : Penjualan Online, dengan Nama Penanggung Jawab : RASELAH,SE,MM.

Setelah coba mengecek kepada HP yang tertera pada Customer Service (CS), Toko “RHIZKY HANDPHONE, saya menghubungi salah satu nomornya (0852 1086 4500) dan minta penjelasan atas barang-barang tersebut dan bagaimana cara pemesanan. Setelah jelas akhirnya saya transfer ke Rekening Bank Mandiri No.1320011835767 atas nama Bastian Mustofa, setelah terlebih dahulu memberikan data dan alamat pemesan secara jelas sesuai dengan permintaan CS Toko “RHIZKY HANDPHONE, bahwa barang pesanan akan dikirim pada hari yang sama dengan waktu transfer uang bila transfer uang dilakukan sebelum jam 15.00 WIB.

Tapi setelah uangnya saya transfer dan dikonfirmasi dan benar uang sebesar Rp2.500.017,- sudah mereka terima. 30 menit kemudian Customer service Toko Rhizky Handphone saya telepon dan diberitahukan bahwa pesanan sudah dikirim, tapi setelah ditunggu sampai dua hari barang dimaksud tidak datang dan saya coba tanyakan mengapa pesanan saya belum tiba, jawabnya mereka salah kirim, seharusnya yang dikirim satu box tetapi terkirim lima box dalam satu paket dan untuk dapat diteruskan ke alamat saya mereka meminta jaminan Rp.5000.000 lagi.

Saya langsung curiga bahwa USAHA tersebut illegal dan merupakan praktek penipuan, dan saya berusaha minta penjelasan, tapi CS dari TOKO Rhizky Handphone selalu punya alasan dan menyatakan harus lapor atasan dulu dan sampai 9 Januari, barang pesanan saya tidak pernah tiba tanpa ada penjelasan bahkan nomor telepon yang bersangkutan tidak pernah menjawab.

Melalui surat Pembaca ini, saya mohon Pihak yang berwenang baik Aparat Kepolisian Kota Batam maupun PEMDA BATAM selaku Pemberi Ijin Usaha “RHIZKY HANDPHONE” serta Pihak Bank Mandiri karena salah seorang Nasabahnya memanfaatkan Rekeningnya untuk menipu dapat bertindak tegas terhadap Pengusaha yang MENIPU Pelanggan yang belanja secara ONLINE dengan membuat Iklan Belanja ONLINE BESAR-BESARAN lewat Website. SEKALI LAGI MOHON ADA TINDAKAN DARI APARAT SUPAYA TIDAK ADA LAGI KORBAN BERIKUT.
dikomentari oleh: Panal Domitian Manurung :: Karyawan Swasta :: Cimahi -Bandung - tanggal: Rabu, 01 Februari 2012 09:27 WIB
Nissan Indonesia Kurang Bertanggung Jawab

Pada 3 Januari 2012 kami membeli kami membeli mobil Nissan Livina 1.5 XV,mobil second yang baru dipakai 1 tahun,(24.000 km) dengan kondisi masih sangat bagus. 21 Januari kami membawa livina untuk service ganti oli ke bengkel resmi Nissan di Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Setelah cek mobil mekanik membawa mobil keluar bengkel untuk test drive. Tapi satu jam kemudian kami yang menunggu di bengkel Nissan diberitahukan bahwa mobil saya tabrakan dengan Avanza. Kami tahu mobil kecelakaan dari tukang ojek yang mengantar mekanik ke bengkel, bukan dari pihak nissan.

Keadaan mobil rusak berat depannya ringsek, sasis juga kena. Sampai saat ini Nissan belum mau mengganti mobil kami yang rusak.

Kami minta Nissan untuk mengganti senilai mobil yang kami beli dan baru kami pakai beberapa hari, tetapi Nissan hanya akan memperbaiki kerusakan mobil saja.

Kami keberatan jika mobil kami yang dalam kondisi bagus akan dikembalikan setelah dibuat hancur begitu. Bagaimanapun perbaikan sebuah mobil tidak akan sebagus seperti semula. Kami minta Nissan bertanggung jawab!

Dengan kejadian yang menimpa kami, kami harap masyarakat berhati hati memilih bengkel untuk perawatan mobilnya, karena nama besar tidak menjamin!
dikomentari oleh: Melissa Juniar Harjanto :: wiraswasta :: mataram - tanggal: Selasa, 31 Januari 2012 18:41 WIB
Advertisement
Advertisement
MORE NEWS»
Rabu, 08 Februari 2012 13:51 WIB
Rabu, 08 Februari 2012 13:43 WIB
Rabu, 08 Februari 2012 13:37 WIB
Rabu, 08 Februari 2012 13:36 WIB
Rabu, 08 Februari 2012 13:33 WIB
Rabu, 08 Februari 2012 13:29 WIB
Rabu, 08 Februari 2012 13:21 WIB
Rabu, 08 Februari 2012 13:14 WIB
Rabu, 08 Februari 2012 13:07 WIB
Rabu, 08 Februari 2012 13:00 WIB
Rabu, 08 Februari 2012 12:53 WIB
Rabu, 08 Februari 2012 12:46 WIB


   Index Berita

Porno izle

porno izleme siteleri: porno video, pornolar, rus pornosu izle, anal teen videos