Presiden dan PM Singapura Sampaikan Belasungkawa untuk BJ Habibie


Penulis: Dwi Tupani - 13 September 2019, 17:28 WIB
KBRI Singapura
KBRI Singapura

UCAPAN duka cita terus berdatangan dari Pejabat Singapura serta para Duta Besar asing negara - negara sahabat atas wafatnya Presiden RI ke tiga, Prof. BJ Habibie. 

Ucapan tersebut disampaikan melalui pesan pribadi kepada Duta Besar RI di Singapura, Ngurah Swajaya, serta melalui pengisian Condolence Book yang mulai dibuka Kamis (12/9) siang.

"Ucapan belasungkawa juga disampaikan oleh Perdana Menteri Singapura dan Presiden Singapura melalui surat langsung kepada Putra Almarhum, Ilham Akbar Habibie," demikian diungkapkan KBRI Singapura dalam keterangan resmi, Jumat (13/9). 

Dalam suratnya, Presiden Halimah Yacob menyebutkan bahwa Indonesia telah kehilangan seorang pemimpin yang pada masa kepemimpannya telah mengarahkan negara dengan tujuan dan arah yang jelas selama masa transisi menuju demokrasi dan setelah Krisis Finansial Asia.

Sementara itu, Perdana Menteri Lee menyebutkan bahwa Presiden ketiga tersebut bekerja keras untuk menstabilkan negara setelah Krisis Finansial Asia tahun 1997. Perdana Menteri Lee juga memberikan kesan terhadap Almarhum saat keduanya bertemu di berbagai kesempatan, termasuk saat kunjungan PM Lee ke Industri Pesawat Terbang Nusatura (IPTN), Bandung serta peresmian Batam Industrial Park tahun 1990.

Baca juga: Menhub Kenang Habibie di Hari Perhubungan Nasional

Duta Besar Ngurah Swajaya juga memberikan kesannya saat bertemu bertemu Prof. BJ Habibie di masa Almarhum sebagai Menristek. 

“Beliau sangat dihormati dan dikenal sebagai scientist yg banyak membuat inovasi bidang teknologi. Beliau juga satu satunya pejabat tingkat Menteri Indonesia yang selalu ditemui Kanselir Jerman, Helmut Kohl setiap kali ada permintaan courtessy call saat kunjungan beliau ke Jerman, di Bonn,” ujar Dubes Ngurah. 

Selain itu, kata Dubes Ngurah, almarhum juga memperkenalkan industri teknologi Indonesia ketika untuk pertama kalinya Indonesia ditunjunk sebagai “Partner Country” posisi yg prestisius di Hannover Fair tahun 1995.

Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan juga mengisi Condolence Book di KBRI pada Jumat (13/9) sore.

KBRI Singapura memberikan kesempatan kepada publik di Singapura untuk memberikan penghormatan terakhir dengan mengisi Condolence Book di Showcase KBRI Singapura mulai tanggal 12 September 2019 hingga 16 September 2019. (RO/A-4)

BERITA TERKAIT