Timnas U-16 Miliki Modal Berharga Hadapi Filipina


Penulis: Faj/R-2 - 13 September 2019, 22:30 WIB
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

TIMNAS sepak bola U-16 Indonesia akan menjalani laga perdana  Kualifikasi Piala Asia U-16 Grup G melawan Filipina di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Senin (16/9) malam WIB mendatang.

Pelatih U-16, Bima Sakti, mengaku optimistis menatap laga perdana melawan Filipina. Rentetan hasil memuaskan seperti peringkat tiga di Piala AFF U-15 Thailand. Lalu, peringkat kedua di ajang Boys Elite Football Tournament 2019 yang digelar di Myanmar. Terakhir, meraih peringkat kedua di ajang Four Nations Tournament 2019 di Doha, Qatar.

“Secara umum kami sudah siap, pemain sudah punya banyak pengalaman selama AFF, di Myanmar dan Qatar. Pengalaman itu sangat berharga buat menghadapi kualifikasi nanti. Semoga kami bisa memberikan yang terbaik,” kata Bima, ketika konferensi pers di Hotel Century, Senayan, Jakarta, kemarin.

Bima patut bernapas lega karena 13 dari 23 pemain pilihannya merupakan bekas skuad Piala AFF U-15 2019 yang pernah bertemu Filipina. Saat itu, ‘Garuda Muda’ unggul telak 4-0. Hasil itu yang menjadi motivasi bagi Bima Sakti untuk melecut semangat anak asuhnya.

Bima menjelaskan, dua hari sebelum pertandingan digunakannya untuk mematangkan pola serangan dan koordinasi antarpemain. “Filipina tim yang bagus, kami sempat ketemu di AFF. Saya tetap tekankan pada pemain supaya fokus dan memberikan yang terbaik,” kata Bima.

Sementara itu, pelatih Filipina, Roxy Dorlas, mengaku telah mempersiapkan pemainnya jelang melawan tuan rumah. Ia mengatakan laga melawan Indonesia tidak akan mudah, terlebih ketika Indonesia tampil di hadapan publik sendiri.

Untuk itu, ia mengaku akan mencoba meredam serang­an ‘Garuda Muda’ dengan merapatkan garis pertahanan. “Kami sudah persiapan untuk bermain di depan pendukung Indonesia. Ini sesuatu yang berbeda, tapi kami akan beker­ja keras dan disiplin di lini belakang,” kata Roxy.

Selain Filipina, di Grup G ini juga diisi Tiongkok, Brunei Darussalam, dan Kepulauan Mariana Utara. Untuk lolos ke putaran final di Singapura tahun depan, Indonesia harus merebut posisi juara grup atau menjadi empat runner-up terbaik dari 11 grup penyisihan yang ada. Tiongkok diperkirakan menjadi tantangan paling berat bagi Indonesia dan bakal dihadapi di laga terakhir, Minggu (22/9) mendatang. (Faj/R-2)

BERITA TERKAIT