Yang Bersinar di Toronto International Film Festival 2019


Penulis: Irana Shalindra - 14 September 2019, 03:15 WIB
IMDB
IMDB

Lahir pada 1976, Festival Film International Toronto (TIFF) saat ini dapat dikatakan sebagai salah satu festival film bergengsi yang menyedot animo movie buff global. Namun, seiring perkembangan zaman, TIFF tidak lagi sekadar menjadi ajang 'penemuan' film-film unggulan. TIFF kini menjadi destinasi bagi film-film musim gugur yang diramalkan menjadi hits. Alhasil, kompetisi di antara film-film yang tayang perdana (premiere) di ajang tersebut menjadi kian sengit.

Dilansir Variety, inilah sejumlah pemenang dan pencundang di TIFF 2019.

PEMENANG: Netflix
Layanan streaming yang satu ini menunjukkan dominasinya di TIFF dengan menerjunkan sejumlah favorit kritikus, seperti Marriage Story, Dolemite Story yang dibintangi Eddie Murphi, dan The Two popers yang tampaknya akan menjadi penantang Oscar yang serius tahun mendatang.
Ini adalah pertanda seberapa jauh Netflix berkiprah di industri film hanya dalam beberapa tahun, ketika sutradara besar masih berpegang teguh pada gagasan rilis film di bioskop massal. Narasi itu telah berubah sebagai hasil dari Roma, film karya Alfonso Cuaron yang mencetak 10 nominasi Oscar musim dingin lalu.

PECUNDANG: Pasar
Nyaris tak terjadi perang pemasaran film di festival tahun ini. Berita baiknya: Agen tidur lebih awal. Berita buruknya: Banyak pembuat film masih berjuang mencari rumah untuk film mereka.

WINNER: Hustlers
Sebelum Toronto, drama yang dibintangi Jennifer Lopez, Constance Wu, dan Cardi B sebagai penari di klub strip New York diprediksi sebagai film yang sekadar menghibur penonton. Namun, pascapenayangan perdana di TIFF, ditimpali ulasan yang apik, permainan berubah. Bahkan, mulai menguat anggapan bahwa Hustlers akan menjadi film pertama yang mendatangkan nominasi Oscar bagi Lopez.

PECUNDANG: The Goldfinch
Adaptasi layar lebar dari novel terlaris Donna Tartt ini berlangsung datar. Keluhan umum adalah bahwa cerita itu, yang terungkap selama beberapa dekade, terlalu kompleks untuk menjadi satu film panjang dan akan lebih baik disajikan sebagai miniseri.

PEMENANG: Just Mercy
Meski hasil The Goldfinch jauh dari ekspektasi, Warner Bros masih punya penantang Oscar lewat film Just Mercy. Drama ini menceritakan kisah nyata Bryan Stevenson (Michael B. Jordan), seorang pengacara di Alabama yang mencoba menyelamatkan kliennya (Jamie Foxx) dari hukuman mati setelah ia dinyatakan bersalah melakukan pembunuhan.

PEMENANG: A24
Label butik ini memiliki musim gugur yang hebat dengan tiga penawaran yang semuanya mendapat ulasan positif dari Toronto. Adam Sandler bisa mendapatkan nominasi Oscar pertamanya untuk "Uncut Gems," Rubik's Cube yang mempesona dari sebuah cerita dari Safdie bersaudara. "Waves" Trey Edward Shuts disambut dengan salah satu tepuk tangan meriah. Dan, jangan lupakan The Lighthouse -dibintangi Robert Pattinson dan Willem Dafoe- yang terus mendapat sambutan hangat di berbagai festival sebelum rilis bioskop bulan depan.

PEMENANG: Renee Zellweger
"Judy," film biografi tentang Judy Garland yang dibintangi Zellweger dengan cepat dan meyakinkan memasuki jalur Oscar. Zellweger amat mungkin masuk sebagai nomine aktris terbaik setelah penonton di TIFF menghujaninya dengan tepuk tangan yang panjang, penuh dengan air mata dan sorak-sorai. Setelah istirahat dari Hollywood, Zellweger kembali.

PEMENANG: Joaquin Phoenix
Sebagai Joker, Phoenix bermain cemerlang. Potretnya sebagai psikosis, diakui banyak kalangan, ialah akting yang berkelas yang dilakukan secara metodis --Phoenix menghilangkan bobotnya lebih dari 20 kilogram untuk peran tersebut, juga menghambur keluar lokasi syuting saat suasana hatinya memburuk.
Adapun Joker yang bernuansa suram dan depresif, juga berlumuran darah, hampir pasti memicu perdebatan sengit tentang apakah ia mengagungkan kekerasan di tengah era penembakan massal di AS dewasa ini. Itu bisa menjadikannya salah satu film yang paling terpolarisasi di musim gugur. Namun, apa pun yang terjadi, bakat Phoenix tidak dapat ditolak

PECUNDANG: "Lucy in the Sky"
Film astronot yang dibintangi Natalie Portman ini tidak pernah mencapai lepas landas. Para kritikus mengatakan ceritanya terlalu kacau.

WINNER: Tom Hanks
Tom Hanks entah bagaimana belum dinominasikan lagi untuk Academy Award dalam 19 tahun, sejak Cast Away. Walakin, aktingnya sebagai Tuan Rogers akan mengubah itu. (M-2)

BERITA TERKAIT