Donna Agnesia-Darius Sinathrya: Terinspirasi Habibie


Penulis: Indriyani Astuti - 14 September 2019, 03:00 WIB
DOK. C&R
DOK. C&R

PASANGAN selebritas Darius Sinathrya, 34, dan Donna Agnesia, 40, menyebut Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie sebagai inspirasi dan motivasi bagi mereka dan juga bangsa ini.

Mereka menilai, kecintaan begawan teknologi kedirgantaraan itu begitu besar pada Indonesia. Padahal, Habibie bisa saja menjadi warga negara Jerman karena kariernya yang begitu cemerlang di sana.

“Pak Habibie merupakan sosok yang membuktikan bahwa Indonesia itu hebat, Indonesia itu besar,” kata Darius saat ditemui Jakarta Selatan, Kamis (12/9).

BJ Habibie yang lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936 itu wafat pada Rabu (11/9) pukul 18.05 WIB akibat masalah pada jantungnya. Presiden ke-3 RI tersebut telah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9) pukul 14.00 WIB.

Kendati baru sekali bertemu dengan Menteri Negara Riset dan Teknologi periode 1978-Maret 1998 itu, Darius melihat bagaimana dedikasi dan kontribusi Habibie sangat berpengaruh bukan hanya untuk Indonesia, melainkan juga untuk dunia.

“Seorang asli Indonesia bisa mencapai titik yang begitu tinggi dalam kariernya dan mampu berkontribusi enggak cuma buat negara, tapi buat dunia. Banyak karyanya yang sudah dipatenkan juga di bidang aerodinamika,” ujarnya.

Ia pun berharap agar anak-anak bangsa dapat memberikan kontribusi terbaiknya untuk negara seperti halnya Habibie. “Beliau adalah contoh bahwa Indonesia punya potensi sebesar itu, tinggal bagaimana tiap individu di Indonesia mau menyumbangkan kontribusi terbaik buat diri kita, keluarga, dan juga negara,” kata Darius.

Idola masa kecil

Diakui Donna Agnesia, BJ Habibie adalah salah satu sosok idola yang dikagumi sejak kecil karena kepintaran dan dedikasinya kepada bangsa dan negara Indonesia.

“Dari kecil, beliau termasuk sosok yang aku kagumi. Beliau sangat pintar dan karya beliau juga tak hanya diakui di Indonesia, bahkan di seluruh dunia,” kata Donna.

Selain karena kecerdasannya, Donna melihat Habibie sebagai sosok yang positif dan sangat mencintai Indonesia. Keputusan Habibie untuk kembali ke Indonesia dari Jerman, menurut Donna, sangat inspiratif.

“Mungkin kalau beliau mau pindah kewarganegaraan Jerman juga, beliau bisa. Cuma, dia begitu mencintai Indonesia. Itu salah satu yang bisa jadi inspirasi, untuk gimana mencintai negara ini dan selalu memberikan yang terbaik untuk bangsa­nya,” imbuhnya.

Bukan hanya karena karya Habibie yang cemerlang di bidang iptek, Donna juga menangkap banyak pesan dan motivasi positif dari relasi Habibie dengan Ainun Hasri Habibie, istrinya yang sudah lebih dulu berpulang pada 2010.

“Beliau (Habibie) begitu banyak memberikan motivasi positif, juga dalam hal percintaan. Itu juga sangat meng­inspirasi kita juga sebagai pasangan muda. Gimana cara bisa menjaga cinta sampai benar-benar maut yang memisahkan,” tutup ibu dari Lionel Nathan Sinathrya Kartoprawiro, Diego Andres Sinathrya, dan Quinesha Sabrina Sinathrya itu. (Ant/H-2)

BERITA TERKAIT