Kawasan Jakarta Utara Belum Tersentuh Pembuatan Jalur Sepeda


Penulis: Insi Nantika Jelita - 12 October 2019, 17:20 WIB
MI/INSI NANTIKA JELITA
MI/INSI NANTIKA JELITA

KEPALA Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengaku pihaknya belum membuat jalur sepeda di kawasan utara Jakarta. 

Diketahui, pembangunan jalur yang dibagi tiga fase hanya meliputi wilayah Jakarta Timur, Pusat, Selatan, dan Barat.

"Memang kalau kita lihat dari sekarang, untuk wilayah utara itu belum tersentuh, tapi sedang kita inisiasi. Perlu dipahami bahwa wilayah utara itu mayoritas kendaraan bermotor dan truk berat. Di sana berbahaya untuk pengguna sepeda," ungkap Syafrin saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta, Sabtu (12/10).

Pihaknya berencana membuat jalur sepeda di kawasan Sunter dan menghubungkan ke kawasan Pemuda Pramuka. Namun, hal itu perlu harus dikaji terlebih dahulu.

"Kita sedang kaji kira-kira rute mana yang memenuhi standar untuk aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan. Setelah itu jadi baru kita berani memunculkan bahwa itu rutenya," terang Syafrin.

Baca juga: Pemprov DKI Pastikan di Tiap Stasiun MRT Ada Parkir Sepeda

Saat ini Pemprov DKI sudah meresmikan dua fase jalur sepeda. Untuk Untuk fase ketiga, jalur sepeda akan dibuat di enam jalur.

Jalur sepeda rute III meliputi Jalan Tomang Raya, Jalan Cideng Timur, Jalan Kebon Sirih, Jalan Matraman Raya, Jalan Jatinegara Barat, dan Jalan Jatinegara Timur. Pembangunan akan diuji coba pada 2 hingga 19 November 2019.

Lebih lanjut, Syafrin mengatakan target pembuatan jalur sepeda mencapai 500 km. Untuk tahun ini dalam 3 fase mencapai 63 km. Lalu, saat ini setelah pihaknya lakukan evaluasi ada beberapa ruas jalan yang memadai untuk dipasang pembatas permanen.

"Tahun depan kita akan lakukan kajian ulang untuk mencapai target yang ada, secara bertahap kita akan penuhi. Mudah-mudahan sebelum 2022 seluruhnya sudah terpenuhi," tandas Syafrin. (A-4)

BERITA TERKAIT