Sang Sutradara Pergelaran Wayang


Penulis: Suryani Wandari Putri - 13 October 2019, 06:05 WIB
Dok.MI
Dok.MI

DUA wayang itu perlahan ditancapkan pada sebuah papan dengan posisi berhadapan. Tak lama, sang dalang memainkan tangan setiap wayang seraya mengganti-ganti suara sehingga mirip makhluk yang memang sedang berkomunikasi.

Tak lama, tangan mungil si dalang ini cekatan menggerak-gerakan wayang, terkadang melempar wayang sebagai ekspresi karakter wayang sedang bertarung. Wah hebat kan sobat Medi?

Kemampuan memainkan wayang ini dipamerkan semua peserta Festival Dalang Bocah 2019 akhir September di Candi Bentar, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Keterampilan memainkan wayang itu menjadi penilaian juri untuk menentukan pemenangnya lo sobat.

Ya, festival ini memang menguji kemampuan dan kelihaian para dalang bocah yang dibagi menurut dua kategori usia, kategori A (usia 8-11 tahun) dan kategori B (usia 12-15 tahun). Mereka dituntut tampil percaya diri di depan banyak orang lo. Tak hanya itu, penyelenggara Persatuan Pendalangan Indonesia (Pepadi) mengatakan acara ini merupakan ajang mencari bakat atau bibit-bibit dalang yang mumpuni untuk regenerasi seniman pendalang.

"Acara ini bertujuan merangsang belajar mendalang agar regenerasi dalang tetap terjaga, sebagai ajang silaturahim dalang bocah seluruh Indonesia.

Selain itu, juga untuk memupuk persaudaraan dan kemampuan mendalangnya serta menjaring bibit-bibit generasi dalang masa depan," kata Ketua Umum Pepadi Pusat, Pak Kondang Sutrisno.

Festival ini sudah menjadi agenda rutin setiap tahun lo. Tahun ini ada 31 dalang bocah potensial pilihan dalang terbaik dari tiap-tiap Pepadi provinsi di seluruh Indonesia. Seru ya Sobat? Yuk cari tahu lebih banyak! (M-3)

BERITA TERKAIT