Tiga Gelar Berpeluang Dibawa Pulang


Penulis: (Faj/R-1) - 13 October 2019, 05:00 WIB
Dok PBSI
Dok PBSI

INDONESIA meloloskan wakil di final nomor ganda putri, ganda putra, dan ganda campuran Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2019 yang berlangsung di Kazan, Rusia. Sukses itu membuat tim bulu tangkis Indonesia berpeluang menjadi juara umum dengan merebut tiga gelar.

Di nomor ganda campuran, pasangan Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil mengamankan tempat di setelah mengalahkan wakil Tiongkok Jiang Zhen Bang/Li Yi Jing. Leo/Indah yang merupakan unggulan pertama menghentikan langkah unggulan empat tersebut melalui pertarungan ketat selama tiga gim dalam waktu 70 menit dengan skor 23-21, 12-21, 21-19.

"Tadi kami coba untuk fokus sepanjang pertandingan. Kami juga coba memperlambat tempo permainan. Namun, kunci utama kemenangan kami hari ini ialah bermain sabar dan tidak terburu-buru mematikan lawan," ujar Indah seperti dikutip Badmintonindonesia.org.

Di laga puncak hari ini, Leo/Indah akan bertemu dengan pasangan Tiongkok lainnya yang merupakan unggulan kedua, Feng Yan Zhe/Lin Fang Ling. Leo mengatakan telah mempelajari permainan wakil Tiongkok itu.

"Kami sudah sering ketemu, besok harus lebih yakin, jangan ragu-ragu. Pemain Tiongkok kurang lebih sama tipe mainnya. Servisnya tipis dan pembukaannya bagus-bagus," ungkap Leo.

Di ganda putra Leo yang berpasangan dengan Daniel Marthin, juga lolos ke final. Saat menghadapi ganda Tiongkok Dai En Yi/Feng Yan Zhe, Leo/Daniel menang dua gim langsung dengan skor 21-15, 21-10.

Tiket ke final juga didapat Indonesia di sektor ganda putri. Pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi secara mengejutkan mampu mengatasi unggulan dua asal Tingkok Li Yi Jing/Luo Xu Min. Febri/Amalia menang dua gim langsung dengan skor 21-17, 23-21. Di laga puncak, Fabri/Amalia akan menghadapi pasangan Tingkok lainnya, Lin Fang Ling/Zhou Xin Ru.

Sementara itu, tunggal putra Yonathan Ramlie gagal melangah ke final usai ditundukkan pemain Thailand Kunlavut Vitidsarn. Yonathan yang merupakan unggulan ketiga menyerah dua gim langsung 11-21, 10-21.

Ini adalah kekalahan kedua Yonathan atas Vitidsarn. Pada pertemuan pertama di BTY Junior International Challenge 2019, Yonathan juga dikalahkan dengan skor 16-21, 5-21.

"Saya sudah pernah kete-mu dia dan belum pernah menang. Kalau ketemu lagi nanti saya harus coba pola main yang sesuai dan memberikan bola ke arah yang menyulitkan buat dia," lanjut Yonathan. (Faj/R-1)

BERITA TERKAIT